Harga TBS Sawit Sumut Hari Ini Terkoreksi ke Level Rp3.781,09 per Kg, Petani Mulai Hitung Margin

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 09:41:00 WIB
Harga tandan buah segar kelapa sawit di Sumatera Utara turun ke Rp3.781,09 per kilogram pada 25 Juni 2025.

MEDAN — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Utara kembali mengalami tekanan pada perdagangan hari ini, Rabu (25/6). Angka Rp3.781,09 per kilogram yang tercatat menjadi level terendah dalam beberapa pekan terakhir, memicu kekhawatiran di kalangan pekebun.

Koreksi Harga di Tengah Normalisasi Produksi

Penurunan harga TBS ini terjadi di tengah musim panen yang mulai memasuki puncaknya di sejumlah kabupaten. Kondisi ini membuat pasokan TBS melimpah, sementara harga di tingkat pabrik belum menunjukkan tanda-tanda penguatan.

Data dari Dinas Perkebunan Sumut mencatat, harga TBS periode ini turun tipis dibandingkan penetapan sebelumnya. Pekebun di wilayah Serdang Bedagai dan Langkat mengaku terpukul karena biaya produksi, terutama pupuk dan tenaga panen, tak kunjung turun.

Berapa Selisih Harga TBS dengan Biaya Produksi Petani?

Saat harga TBS berada di bawah Rp4.000 per kg, margin petani semakin tipis. Di beberapa titik, ongkos panen dan angkut mencapai Rp600 hingga Rp800 per kg, belum termasuk biaya pemupukan yang bisa mencapai Rp1.500 per kg per siklus.

“Kalau harga sudah di bawah Rp3.800, kami hampir tidak ada untung. Apalagi kebun yang produktivitasnya sedang turun,” ujar seorang pekebun di Kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu, yang enggan disebut namanya.

Daftar Harga TBS Sawit Sumut per 25 Juni 2025

Berikut rincian harga TBS berdasarkan kelompok umur tanaman yang dirilis oleh Dinas Perkebunan Sumut:

  • Umur 3 tahun: Rp2.645,76 per kg
  • Umur 4 tahun: Rp2.953,38 per kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.260,99 per kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.492,70 per kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.648,50 per kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.728,38 per kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.771,33 per kg
  • Umur 10–20 tahun: Rp3.781,09 per kg
  • Umur 21–24 tahun: Rp3.682,97 per kg
  • Umur 25 tahun ke atas: Rp3.166,63 per kg

Faktor Global dan Lokal yang Menekan Harga

Tekanan harga TBS di Sumut tidak lepas dari pergerakan harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global. Permintaan dari negara tujuan ekspor utama seperti India dan China dinilai masih lesu, sementara stok CPO nasional cenderung tinggi.

Di sisi lokal, sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di Sumut juga mulai melakukan pengetatan pembelian. Beberapa pabrik disebut menerapkan sortasi lebih ketat terhadap kualitas buah, yang berimbas pada harga yang diterima petani di lapangan.

Prospek Harga TBS ke Depan

Pemerintah Provinsi Sumut melalui Dinas Perkebunan terus memantau perkembangan harga. Sejumlah pihak mendorong adanya stabilisasi harga di tingkat petani, termasuk melalui optimalisasi program peremajaan sawit rakyat (PSR) untuk meningkatkan produktivitas kebun.

Belum ada kepastian kapan harga akan kembali naik. Pekebun diimbau untuk tidak panik menjual dan tetap menjaga kualitas buah agar tidak terkena potongan harga di pabrik.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: sumatra.bisnis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top