Kuis Piala Dunia 2026: Seberapa Jeli Anda Mengikuti Babak Grup?

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 04:24:31 WIB
Penggemar sepak bola mengikuti kuis Piala Dunia 2026 untuk menguji daya ingat babak grup.

SUMATERA UTARA — Babak grup Piala Dunia 2026 telah usai dengan segudang statistik monumental. Namun, angka-angka besar seperti 215 gol yang tercipta kerap menenggelamkan kejadian-kejadian unik yang terjadi di lapangan. Kini, para penggemar diajak untuk menguji kembali daya ingat mereka melalui serangkaian pertanyaan yang dirancang oleh Richard Foster.

Bukan Sekadar Skor Akhir

Foster, yang juga menulis kuis harian di aplikasi Seventh Heaven (tersedia di Apple dan Google Store), tidak sekadar menanyakan pemenang pertandingan. Kuis ini menggali detail-detail kecil: kartu kuning menit awal, pergantian pemain kejutan, atau selebrasi gol yang tidak biasa.

"Banyak yang ingat Brasil menang 4-1, tapi siapa yang ingat pemain pengganti yang mencetak gol ketiga?" tulis Foster dalam pengantar kuisnya. Pendekatan ini membuat peserta harus benar-benar fokus menonton, bukan sekadar melihat skor akhir.

72 Laga, 16 Kota, dan Satu Kesempatan Membuktikan Diri

Dengan format 48 tim yang baru, Piala Dunia edisi ini menghadirkan lebih banyak laga daripada sebelumnya. Bagi penggemar yang mengaku setia menonton semua pertandingan, kuis ini menjadi ajang pembuktian. Foster menyusun pertanyaan berdasarkan observasi langsung, bukan data yang mudah ditemukan di ringkasan pertandingan.

Aplikasi Seventh Heaven menjadi platform utama untuk mengakses kuis ini setiap hari. Foster menjanjikan bahwa pertanyaan akan semakin sulit seiring berjalannya turnamen, menguji pengetahuan bahkan untuk penggemar paling fanatik sekalipun.

Mengapa Detail Kecil Penting?

Dalam jurnalisme olahraga, detail kecil sering menjadi pembeda antara laporan standar dan cerita yang berkesan. Kuis ini mengingatkan bahwa Piala Dunia bukan hanya tentang trofi, tetapi juga tentang momen-momen manusiawi yang terjadi di sela-sela tekanan 90 menit.

Foster mengundang penggemar untuk mengunduh aplikasi dan mengikuti kuis hariannya. "Ini bukan tentang menjadi pintar, tapi tentang seberapa besar Anda benar-benar memperhatikan," pungkasnya.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top