MEDAN — Video yang memperlihatkan keributan di salah satu tempat penginapan kontingen Pesparawi Sumut di Manokwari viral di media sosial, Selasa (30/6/2026). Dalam unggahan akun TikTok @devisetiawati1508, terdengar seorang menjelaskan bahwa ada kekurangan tiket kepulangan sebanyak 116 lembar. “Itu sudah kami sampaikan kepada pimpinan tinggi provinsi Sumut,” ujar suara dalam video tersebut.
Bobby Nasution langsung buka suara menanggapi video yang beredar. Ia mengakui persoalan ini terjadi karena kesalahan dalam pengelolaan administrasi perjalanan yang ditangani Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumut.
“Itu memang kesalahan dari Kesra, sebelum mereka berangkat sebenarnya saya sudah mengingatkan saat audiensi agar tiket pulang dipersiapkan sejak awal,” kata Bobby dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Bobby, anggaran yang disiapkan untuk tiket kepulangan kontingen sebenarnya sudah dihitung sebelumnya. Namun, lonjakan harga tiket pesawat membuat dana tersebut tidak lagi mencukupi.
“Karena kita tahu anggaran yang mereka siapkan awalnya cukup, tetapi terjadi kenaikan harga tiket pesawat sehingga anggarannya tidak mencukupi,” jelasnya.
Untuk mengatasi situasi ini, Pemprov Sumut mengambil langkah cepat dengan menyediakan penerbangan tambahan dari maskapai Lion Group. Seluruh kontingen akan langsung terbang dari Manokwari menuju Medan.
“Jadi, solusinya, besok pagi mereka akan pulang. Kami siapkan penerbangan extra flight dari maskapai Lion Group sehingga mereka bisa langsung terbang dari Papua ke Medan,” ujar Bobby.
Pemprov Sumut memastikan akan menalangi seluruh kebutuhan tiket kepulangan agar para kontingen bisa kembali dengan aman dan nyaman. “Pemprov Sumut akan menalangi kebutuhan tiket kepulangan mereka sehingga seluruh kontingen bisa pulang dengan aman dan nyaman,” tambahnya.