Di Balik Perayaan HUT ke-436 Medan: Rakernas APEKSI Jadi Panggung Visi “Medan Tangguh dan Maju” Rico Waas

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 22:47:31 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas memimpin upacara peringatan HUT ke-436 Medan di Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat.

MEDAN — Kota Medan genap berusia 436 tahun pada Rabu (1/7/2026). Perayaan tahun ini bukan sekadar seremoni biasa: upacara di Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat berubah menjadi forum strategis nasional karena berbarengan dengan pembukaan Rakernas APEKSI ke-XVIII. Sejumlah wali kota dari berbagai daerah dan para konsul negara sahabat turut hadir memberi penghormatan atas perjalanan panjang ibu kota Sumatera Utara itu.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam pidatonya, ia membuka dengan sapaan multikultural—Horas, Mejuah-juah, Yahowu, hingga Ahoi—yang langsung menegaskan identitas Medan sebagai kota plural.

“Kemajuan Ini Tongkat Estafet dari Pendahulu”

Rico Waas menyebut bahwa capaian pembangunan yang dinikmati saat ini merupakan warisan dari para pemimpin sebelumnya. “Kemajuan yang kita nikmati hari ini adalah tongkat estafet dari para pendahulu. Kini, tugas kita adalah memastikan Medan terus berlari, inklusif bagi semua, dan tak tertinggal oleh zaman,” ujarnya di hadapan ratusan delegasi.

Ia juga memaparkan tiga pilar utama pemerintahannya: transformasi digital lewat program Medan Satu Data, peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan kota yang humanis bagi seluruh lapisan masyarakat. Tema besar “Medan Tangguh, Maju untuk Semua” menjadi poros dari seluruh rencana kerja lima tahun ke depan.

Bapenda Targetkan Digitalisasi Layanan Pajak dan Retribusi

Di sela-sela perayaan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian, menyampaikan komitmen institusinya dalam mendorong modernisasi sektor pendapatan. Menurut Agha, pemanfaatan teknologi menjadi kunci untuk menciptakan layanan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

“Kami di Bapenda berkomitmen penuh untuk mentransformasi sektor pendapatan daerah melalui berbagai inovasi dan digitalisasi layanan guna memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat Kota Medan,” kata Agha. Ia berharap ke depan akses pelayanan publik bisa lebih cepat, mudah, dan maksimal demi mendukung kemajuan kota.

Momen Refleksi dan Kolaborasi Lintas Daerah

Kehadiran para wali kota dalam Rakernas APEKSI yang digelar bersamaan dengan HUT Medan dinilai sebagai simbol pengakuan nasional terhadap posisi strategis kota ini. Tak hanya para kepala daerah, mantan Wali Kota Medan dan perwakilan konsulat negara sahabat juga hadir, memberi warna tersendiri dalam rangkaian acara.

Dengan berakhirnya upacara, Medan resmi melangkah ke usia ke-436. Pemerintah kota kini dihadapkan pada tantangan mewujudkan janji transformasi digital dan pelayanan publik yang inklusif—sekaligus membuktikan bahwa perayaan bukan sekadar seremonial, melainkan titik tolak kerja nyata.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: informasiterpercaya.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top