MEDAN — Perum Bulog Kantor Cabang Medan menyelesaikan penyaluran bantuan pangan tahap pertama tahun ini yang mencakup alokasi Februari dan Maret 2026. Kepala Cabang Lutfillah Barus menyatakan pendistribusian berjalan tanpa kendala berarti hingga tahap akhir pada Minggu (28/6).
Bantuan tersebut menyasar 712.072 keluarga penerima manfaat yang tersebar di lima daerah. Wilayah cakupan meliputi Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, serta tiga kota yakni Medan, Binjai, dan Tebing Tinggi.
Lutfillah memastikan pihaknya telah siap menyalurkan bantuan pangan tahap berikutnya yang dijadwalkan bergulir pada Juli 2026. Persiapan utama ditandai dengan kecukupan stok di gudang Bulog Medan.
"Kami sudah siap. Tinggal menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait penyaluran kepada penerima manfaat," ujar Lutfillah di Medan, Kamis.
Ia merinci kebutuhan penyaluran bantuan pangan mencapai sekitar 7.000 ton beras per bulan. Saat ini, Bulog Medan memiliki persediaan sekitar 15.000 ton beras, ditambah stok di gudang sekitar 8.000 ton. Jumlah itu masih dapat bertambah melalui pasokan dari pusat dan penyerapan gabah petani untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah.
Selama periode Februari-Maret 2026, Bulog Medan menyalurkan beras sebanyak 14.241 ton. Bersamaan dengan itu, Minyakita yang didistribusikan mencapai 2.848.288 liter. Kedua komoditas tersebut menjadi paket utama bantuan pangan untuk meringankan beban warga.
Lutfillah menambahkan, penyaluran tahap pertama berlangsung lancar dan tidak ada laporan kendala berarti di lapangan. "Kami memastikan bantuan pangan tersebut telah diberikan kepada seluruh penerima manfaat," katanya.
Selain mengandalkan pasokan dari pusat, Bulog Medan terus memperkuat cadangan pangan pemerintah melalui penyerapan gabah dari petani lokal. Langkah ini sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan memastikan ketersediaan stok jangka panjang.
Dengan cadangan yang mencapai 23.000 ton (gabungan stok di gudang dan persediaan), Bulog Medan optimistis program bantuan pangan Juli 2026 dapat berjalan tanpa hambatan. Kepastian teknis penyaluran masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat.