Syuroan ke-47 Desa Sambirejo Timur Digelar Dua Hari, 2.000 Warga Padati Pesta Rakyat di Deli Serdang

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:31:31 WIB
Ribuan warga Sambirejo Timur memadati Syuroan ke-47 dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Deli Serdang.

DELI SERDANG — Ribuan warga dari berbagai dusun di Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, tumpah ruah dalam perhelatan Syuroan ke-47 yang digelar pada 28-29 Juni 2026. Pesta rakyat ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Deli Serdang.

Kepala Desa Sambirejo Timur M. Arifin menyebut antusiasme masyarakat menjadi kunci kelancaran acara yang berlangsung sejak pagi hingga dini hari. "Alhamdulillah, kegiatan Syuroan, Bersih Desa, dan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah tahun ini berjalan dengan baik. Ini menjadi bukti kuatnya kebersamaan dan keguyuban masyarakat Desa Sambirejo Timur," ujarnya di Deli Serdang, Sabtu (4/7).

Rangkaian Acara: Dari Zikir hingga Wayang Kulit Semalam Suntuk

Rangkaian kegiatan diawali dengan zikir dan tabligh akbar yang dihadiri ibu-ibu perwiritan, jajaran pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Ceramah agama disampaikan Ustaz Fauzi Wikanda, diiringi penampilan Tim Hadroh Rumah Tahfidz Khoirul Hasanah.

Setelah itu, warga menggelar kenduri dan menyantap nasi ambengan sebagai simbol rasa syukur. Memasuki siang hingga malam hari, kemeriahan berlanjut dengan pagelaran wayang kulit, pertunjukan musik pemuda, doa bersama, hingga wayang orang bertema Gatotkaca. Puncaknya, wayang kulit dengan lakon Wahyu Ketenteraman dimainkan hingga dini hari.

Dibiayai Swadaya, Tanpa Sentuh Dana Desa

Uniknya, penyelenggaraan Syuroan tahun ini tidak menggunakan anggaran dana desa. Arifin menjelaskan seluruh pembiayaan berasal dari swadaya dan gotong royong masyarakat. Tradisi ini digelar secara bergiliran di setiap dusun.

"Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama masyarakat Sambirejo Timur. Tradisi ini mampu mempersatukan warga tanpa memandang suku maupun latar belakang," kata Arifin.

Tradisi Syuroan sendiri merupakan warisan budaya yang telah berlangsung puluhan tahun. Kegiatan ini sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi, dan tahun ini kembali digelar untuk ke-47 kalinya.

Hadiri Pejabat dan Forkopimcam

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Deli Serdang Yudi Hilmawan, Camat Percut Sei Tuan Muhammad Kennedy Tarigan, unsur Forkopimcam, para kepala desa se-Kecamatan Percut Sei Tuan, serta organisasi kemasyarakatan.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top