SUMATERA UTARA — Piala Dunia 2026 belum berjalan sesuai harapan bagi Neymar. Pemain yang pernah memperkuat Barcelona dan Paris Saint-Germain itu baru tampil sekali sebagai pemain pengganti saat Brasil mengalahkan Skotlandia 3-0 di laga pamungkas fase grup.
Ancelotti buka suara soal menit bermain minim yang diterima Neymar. Pelatih asal Italia itu mengonfirmasi bahwa sang pemain merasa kecewa, tetapi tetap menunjukkan sikap profesional.
"Dia tidak senang dengan itu [minim menit bermain] tetapi bersikap baik. Dia berlatih dengan baik," ucap Ancelotti dalam sesi jumpa pers jelang babak 16 besar.
Pelatih yang akrab disapa Don Carlo itu menambahkan, "Dan, tentu saja, dia ingin bermain, seperti yang selalu dilakukannya."
Keputusan Ancelotti memarkir Neymar di bangku cadangan tak lepas dari riwayat cedera yang membayangi pemain tersebut dalam dua musim terakhir. Ditambah, performa apik para penyerang muda Brasil seperti Rodrygo dan Vinicius Junior membuat persaingan di lini depan Selecao semakin ketat.
Meski minim kontribusi di lapangan, Ancelotti menegaskan Neymar tetap figur sentral di ruang ganti. "Dia adalah sosok yang penting dalam tim karena memiliki kualitas dan merupakan pribadi yang sangat rendah hati," kata Ancelotti.
"Neymar sangat menghargai orang lain, baik hati, dan dicintai oleh rekan-rekan setimnya," lanjut pelatih yang sukses membawa Brasil lolos sebagai juara grup itu.
Tim Samba sudah memastikan tempat di fase knockout. Pada 5 Juli mendatang, Brasil akan berhadapan dengan Norwegia dalam laga hidup mati.
Pertanyaan besar kini mengemuka: akankah Ancelotti memberikan kepercayaan lebih kepada Neymar di laga krusial tersebut? Atau sang pelatih akan kembali mengandalkan skema yang sudah terbukti berhasil di fase grup?
Yang jelas, mentalitas Neymar tak perlu diragukan. Di usianya yang ke-34, Piala Dunia 2026 bisa jadi menjadi panggung pamungkasnya bersama Selecao. Semua mata akan tertuju padanya saat Brasil melangkah ke lapangan melawan Norwegia pekan depan.