Review HP OmniBook 3 16: Laptop 16 Inci Murah dengan Baterai Tembus 34 Jam

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 01:11:31 WIB
HP OmniBook 3 16 hadir dengan baterai tahan hingga 34 jam dalam pengujian pemutaran video.

SUMATERA UTARA — HP OmniBook 3 16 memecahkan rekor CNET untuk laptop dengan baterai paling awet. Dalam uji pemutaran video YouTube, perangkat ini bertahan 34 jam 5 menit — hampir enam jam lebih lama dari pendahulunya, OmniBook 5 14, yang sebelumnya memegang rekor 28 jam 19 menit.

Raihan ini dimungkinkan oleh kombinasi prosesor Snapdragon X X1-26-100 yang efisien dengan baterai berkapasitas lebih besar. Layar IPS LCD 2K (1.920 x 1.200 piksel) yang tidak terlalu boros daya juga ikut berkontribusi. Hasil pengujian menunjukkan layar mencapai kecerahan puncak 296 nits, mendekati rating 300 nits yang diklaim HP.

Spesifikasi OmniBook 3 16

  • Prosesor: Qualcomm Snapdragon X X1-26-100 (8-core, NPU 45 TOPS)
  • RAM: 16GB atau 32GB
  • Penyimpanan: 256GB, 512GB, atau 1TB SSD
  • Layar: 16 inci IPS LCD 2K non-touch (opsi touchscreen tersedia)
  • Bobot: nyaman digenggam berkat desain panel bawah yang ergonomis
  • Harga awal: $1.000 (sekitar Rp16,5 juta)

Unit yang diuji CNET adalah varian dengan RAM 32GB dan SSD 1TB, yang dibanderol $1.370 (sekitar Rp22,6 juta). Upgrade RAM dari 16GB ke 32GB dikenakan biaya $140, sementara upgrade penyimpanan ke 1TB mencapai $230. Opsi layar sentuh tersedia dengan tambahan $80.

Hal yang Disukai dari OmniBook 3 16

Desain OmniBook 3 16 terlihat rapi dan tidak mencolok. Meski bodinya banyak menggunakan plastik, kualitas bangun tetap solid. Yang paling menonjol adalah desain panel bawah yang membuat laptop terasa sangat nyaman saat digendong.

Kinerja layar IPS LCD-nya juga mengejutkan. Hasil tes dengan Spyder X Elite menunjukkan cakupan warna 100% sRGB dan P3, serta 92% AdobeRGB. Angka ini cukup kuat untuk kelas laptop murah 16 inci.

Hal yang Kurang: Prosesor Generasi Lama dan Layar Biasa

Prosesor Snapdragon X X1-26-100 adalah chip entry-level dari jajaran prosesor Arm Qualcomm. Ia tertinggal satu generasi dari Snapdragon X2 terbaru. NPU-nya hanya 45 TOPS, jauh dari 80 TOPS pada Snapdragon X2. Artinya, performa AI lokal tidak sekencang laptop dengan chip terbaru seperti Lenovo IdeaPad Slim 5x Gen 11.

Masalah lain: lampu latar keyboard bocor (backlight bleed) yang mengganggu saat digunakan di ruang gelap. Layar IPS LCD-nya juga tergolong standar. Dengan harga yang sama, Anda bisa mendapatkan OmniBook 5 16 yang sudah dibekali layar OLED 2K dan penyimpanan 512GB hanya dengan tambahan $50.

Performa Nyata: Setara Kompetitor, AI Tertinggal

Dalam uji Geekbench 6 dan Cinebench 2024, skor multi-core OmniBook 3 16 sejajar dengan laptop Windows lain di kelas harga yang sama — entah itu pakai Snapdragon X, Intel Core Ultra 200 series, atau AMD Ryzen 400 series. Di pengujian Geekbench AI, perangkat ini sedikit unggul dari Dell 16 Plus 2-in-1 dan HP OmniBook X Flip 16 yang menggunakan Core Ultra 200 series.

Namun, performa AI lokalnya masih kalah telak dari laptop berbasis Snapdragon X2. Bagi pengguna yang hanya butuh laptop untuk kerja kantoran, browsing, dan streaming, perbedaan ini mungkin tidak terasa.

Kesimpulan: Baterai Juara, Tapi Ada Kompromi

HP OmniBook 3 16 adalah pilihan tepat jika prioritas utama Anda adalah daya tahan baterai luar biasa dengan layar lega 16 inci. Desainnya nyaman dibawa dan kualitas warnanya cukup baik untuk konsumsi konten harian.

Tapi, jika Anda menginginkan layar lebih cemerlang (OLED) atau performa AI yang lebih kencang, OmniBook 5 16 dengan selisih harga tipis bisa jadi alternatif lebih menarik. Di pasar Indonesia, laptop dengan banderol mulai Rp16 jutaan ini menyasar profesional mobile dan mahasiswa yang sering bekerja di luar ruangan tanpa akses listrik.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: cnet.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top