Gubernur Bobby Nasution Dorong Pekan Raya Sumut Masuk Agenda Nasional Karisma Event Nusantara, Transaksi Capai Rp511 Juta

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 15:10:01 WIB
Gubernur Bobby Nasution mendukung PRSU masuk dalam agenda nasional Karisma Event Nusantara.

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mendukung niat Komisi VII DPR RI yang mengusulkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) yang digelar Kementerian Pariwisata. Dukungan ini disampaikan Bobby usai mendampingi kunjungan kerja spesifik anggota dewan di lokasi PRSU ke-50, Kamis.

"Jika masuk agenda nasional, PRSU diyakini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah melalui sektor budaya dan pariwisata," ujar Bobby.

PRSU ke-50 Jadi Momentum Kebangkitan Pasca-Pandemi

Bobby menyebut penyelenggaraan PRSU ke-50 tahun ini merupakan kali pertama digelar di masa kepemimpinannya. Ajang ini dinilai menjadi momentum kebangkitan setelah pandemi COVID-19.

PRSU berlangsung sejak 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Medan. Menurut gubernur, acara ini menjadi wadah menyatukan potensi sumber daya manusia, budaya, dan ekonomi kreatif di Sumatera Utara.

"Di daerah lain mungkin hanya menampilkan satu jenis tarian, sedangkan di Sumatera Utara sedikitnya ada lima etnis ditampilkan melalui pakaian adat, kirab budaya hingga tarian," kata Bobby.

Ego Daerah Jadi Kendala Pemanfaatan Paviliun

Gubernur mengingatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara untuk mengesampingkan ego sektoral. Ia menyoroti masih ada daerah yang memiliki paviliun di lokasi PRSU namun tidak dimanfaatkan secara optimal untuk promosi potensi daerah.

"Jangan ada ego daerah. Paviliunnya sudah ada, tetapi tidak dibuka atau tidak dimanfaatkan untuk mengenalkan daerah masing-masing kepada masyarakat," ujarnya.

Bobby menegaskan keberhasilan PRSU ke-50 bukan hanya milik Pemprov Sumut, melainkan keberhasilan seluruh masyarakat Sumatera Utara.

DPR: PRSU Harus Jadi Etalase Budaya dan UMKM

Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menilai PRSU yang memasuki usia emas perlu terus bertransformasi menjadi ajang yang lebih profesional. Ia menekankan agar PRSU ke-50 tidak sekadar hiburan, tetapi memberikan dampak ekonomi dan sosial yang luas.

"PRSU harus menjadi etalase budaya, UMKM, ekonomi kreatif, dan sekaligus media promosi pariwisata serta potensi daerah," kata Evita.

Tanpa APBD, 33 Paviliun Kabupaten/Kota dan Satu Negara Sahabat Berpartisipasi

Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara Ferry Indra mengapresiasi kunjungan Komisi VII DPR RI sebagai bentuk dukungan terhadap PRSU. Ia menyebutkan pelaksanaan tahun ini diikuti oleh 33 paviliun kabupaten/kota se-Sumut dan satu paviliun negara sahabat.

Seluruh kegiatan berlangsung tanpa menggunakan APBD, melainkan melalui skema kemitraan. Sebanyak 75 persen konten acara diisi oleh putra-putri daerah sebagai bentuk komitmen menjadikan PRSU panggung utama pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif lokal.

Transaksi Ekonomi Capai Rp511 Juta di Enam Hari Pertama

Ferry mengungkapkan hingga hari keenam pelaksanaan, jumlah pengunjung PRSU ke-50 tercatat 25.447 orang dengan nilai transaksi ekonomi lebih dari Rp511 juta. Capaian ini menunjukkan perputaran ekonomi yang positif dan diyakini akan terus meningkat hingga penutupan acara.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top