TEBING TINGGI — Iman Irdian Saragih menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi tidak anti terhadap kritik. Setiap masukan dari mahasiswa, katanya, merupakan instrumen penting untuk mengawal jalannya roda pemerintahan.
Di hadapan para aktivis mahasiswa, Iman menyebut kritik—positif maupun negatif—adalah bagian dari proses perbaikan pembangunan daerah. Ia berkomitmen menjadikan setiap pandangan sebagai landasan evaluasi kebijakan.
"Kami tidak anti-kritik. Kritik, baik positif maupun negatif, pada hakikatnya adalah bagian dari perbaikan pembangunan. Pemerintah kota memiliki komitmen kuat untuk selalu bertindak dan mengambil kebijakan sesuai dengan regulasi yang berlaku," tegas Iman dalam keterangan yang diterima, Sabtu (11/7/2026).
Dalam forum tersebut, Wali Kota mengajak mahasiswa membangun kolaborasi konkret untuk mengawal sektor-sektor strategis di Kota Tebing Tinggi. Ia menekankan partisipasi aktif generasi muda sangat diperlukan, khususnya dalam fungsi pengawasan kebijakan.
"Partisipasi aktif dari rekan-rekan mahasiswa sangat penting dalam fungsi pengawasan kebijakan dan pembangunan kota. Oleh karena itu, mari kita perkuat kolaborasi, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi masyarakat," pungkasnya.
Dialog ini merupakan bagian dari upaya Pemko Tebing Tinggi meningkatkan transparansi di setiap tahapan perencanaan pembangunan kota. Aliansi Cipayung Plus yang hadir merupakan gabungan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan setempat.