DELI SERDANG — Suasana hangat menyelimuti Bumi Perkemahan Sibolangit saat Gubernur Sumut Bobby Nasution membuka ruang dialog usai upacara api unggun. Di hadapan ribuan Pramuka, ia mendengarkan langsung keluh kesah para peserta yang datang dari berbagai pelosok Sumatera Utara.
Salah satu cerita yang paling menyentuh hati datang dari peserta asal Mandailing Natal. Dengan suara bergetar, ia mengisahkan perjuangannya mengumpulkan biaya keberangkatan jambore. Setiap pulang sekolah, ia rela bekerja di warung bakso dari pukul 17.00 WIB hingga tengah malam.
Bobby menekankan bahwa pendidikan kepramukaan hari ini tidak lagi sekadar soal bertahan hidup di alam terbuka. Menurutnya, tantangan zaman menuntut Pramuka dibekali kemampuan menghadapi ancaman nyata seperti narkoba dan bahaya dunia digital.
"Apresiasi saya untuk panitia, karena yang diajarkan bukan hanya cara bertahan hidup seolah-olah di tengah hutan. Lebih dari itu, adik-adik dibekali cara menghadapi ancaman nyata saat ini," ujar Bobby di hadapan ribuan peserta.
Dalam sambutannya, Bobby menyebut ribuan Pramuka yang hadir adalah aset masa depan Sumatera Utara. Ia memimpin langsung upacara api unggun yang menjadi simbol berkobarnya semangat persatuan dan persaudaraan antargenerasi muda.
"Kami percaya, adik-adik yang ada di sini adalah generasi yang kelak akan menggantikan posisi kami untuk membangun Sumatera Utara dan Republik Indonesia," tegasnya.
Bobby berpesan agar momentum lima hari di Jamdasu XI dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperluas jaringan. Ia optimistis para peserta yang bertemu sebagai pelajar hari ini akan kembali bertemu sebagai pemimpin daerah di masa depan.
"Percayalah, malam ini kita bertemu sebagai pelajar. Beberapa tahun ke depan, kalian akan kembali bertemu sebagai orang-orang hebat yang memimpin dan membangun daerah ini," katanya.
Jambore Daerah XI Gerakan Pramuka Sumut ini dihadiri ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Bobby didampingi para kepala daerah selaku pembina Pramuka, yang turut bermalam di area perkemahan Sibolangit.