SAMOSIR — Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom mendorong pemerintah pusat agar segera merealisasikan pembangunan opera house di kawasan Danau Toba. Menurutnya, keberadaan gedung pertunjukan khusus akan menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif yang menghidupkan seni budaya Batak secara berkelanjutan.
“Sudah saatnya Danau Toba memiliki opera house sebagai pusat pertunjukan seni dan budaya, sehingga para pelaku ekonomi kreatif memiliki ruang untuk menampilkan karya secara berkelanjutan,” ujar Vandiko.
Ia menyampaikan harapan itu langsung kepada Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya yang turut hadir dalam Pagelaran Opera dan Konser Musik Tona Sian Huta di Gedung Serba Guna Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara. Vandiko mengapresiasi kehadiran menteri dan berharap ada dukungan konkret untuk ekosistem seni di delapan kabupaten sekitar Danau Toba.
Anggota DPR RI Komisi VII Lamhot Sinaga yang menginisiasi pagelaran tersebut menegaskan bahwa Opera Batak merupakan aset budaya yang hampir punah. Dalam lebih dari empat dekade terakhir, pertunjukan seni budaya Batak semakin jarang dipentaskan.
“Padahal masyarakat di sekitar Danau Toba memiliki potensi besar di bidang ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata, dan seni budaya,” kata Lamhot. Ia menilai pelestarian melalui opera rakyat menjadi langkah penting untuk membangkitkan kembali kecintaan terhadap warisan leluhur sekaligus memperkenalkannya ke generasi muda dan wisatawan mancanegara.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyebut Sumatera Utara, khususnya kawasan Danau Toba, memiliki akar budaya yang kuat dan potensi ekonomi kreatif besar. Namun, pengembangan sektor ini tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif, UMKM, dan seni budaya,” ujar Menteri Ekraf.
Ia mengapresiasi pagelaran bertema “Dari Danau Toba untuk Dunia” itu sebagai ruang kolaborasi yang memperkuat pelestarian budaya sekaligus membuka peluang subsektor seni pertunjukan, musik, fesyen, kuliner, dan pariwisata.
Vandiko juga memberikan apresiasi kepada Lamhot Sinaga yang menggagas pagelaran Tona Sian Huta. Ia berharap acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang digelar bergilir di seluruh kawasan Danau Toba.
“Dengan begitu, manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat di delapan kabupaten,” ucap Vandiko. Kehadiran opera house disebutnya akan menjadi daya tarik wisata baru yang membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga sekitar secara berkelanjutan.