STABAT — Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti tak sekadar hadir sebagai pejabat. Di tengah hiruk-pikuk penutupan Jamdasu XI di Sibolangit, ia justru menyempatkan diri bergabung dengan kontingen asal Langkat, meneriakkan yel-yel khas Pramuka sebagai bentuk dukungan langsung.
"Terima kasih telah membawa nama Kabupaten Langkat di Jamdasu XI 2026. Semoga melalui kegiatan ini kalian semakin semangat dan menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, serta lebih baik ke depannya," ujar Tiorita dalam keterangan resmi yang diterima di Stabat, Senin (13/7/2026).
Jambore daerah tahun ini mengusung semangat transformasi digital dan pembentukan karakter. Selama lima hari, para Pramuka Penggalang mengikuti beragam agenda: penguatan keagamaan dan mental spiritual, wawasan kebangsaan, teknologi dan literasi digital, permainan tradisional, hingga edukasi tanggap bencana.
Kegiatan luar ruang dan pelestarian lingkungan juga menjadi bagian dari rangkaian acara, ditutup dengan api unggun persaudaraan yang menjadi momen paling dinanti peserta dari seluruh Sumatera Utara.
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang hadir menutup kegiatan itu memberikan kejutan. Ia memutuskan memberangkatkan 19 orang petugas upacara pembukaan dan penutupan Jamdasu XI untuk mengikuti Jambore Nasional 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026.
Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari permintaan yang disampaikan salah satu petugas upacara saat malam api unggun. "Untuk itu, saya sampaikan petugas upacara pembukaan dan penutupan dapat mengikuti Jambore Nasional dengan biaya keberangkatan ditanggung oleh Kwartir Daerah Sumatera Utara," kata Bobby.
Selain itu, sebanyak 1.039 peserta terbak akan mewakili Sumatera Utara pada ajang nasional tersebut.
Plt. Bupati Tiorita tidak datang sendirian. Ia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, Kepala Badan Keuangan Daerah Eka Syahputra Depari, Kasatpol PP Dameka Putra Singarimbun, dan sejumlah kepala bagian di lingkungan Pemkab Langkat.
Kehadiran para pejabat ini, menurut Tiorita, menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan generasi muda. Ia berharap nilai-nilai kepramukaan yang diperoleh selama jambore bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, melahirkan generasi Langkat yang tangguh, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.