MEDAN — Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memulai program berkantor di Kepulauan Nias pada pekan ini. Langkah ini diambil untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan dan memastikan percepatan pembangunan di wilayah kepulauan yang kerap tertinggal dari daratan Sumut.
Rencananya, selama Juli 2026, Bobby akan berkeliling ke sejumlah pulau di gugusan Nias. Ia dijadwalkan meninjau tiga sektor prioritas: pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan. Selain itu, ia akan berdialog langsung dengan masyarakat.
Bobby menyebut sektor pendidikan menjadi salah satu program utama yang terus didorong Pemerintah Provinsi Sumut. Selama di Nias, ia akan meninjau sejumlah sekolah untuk memastikan sarana dan prasarana belajar-mengajar memadai bagi para siswa.
“Nanti (berkantor) akan bergantian dengan Wakil Gubernur,” kata Bobby kepada wartawan di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (13/7/2026). Program berkantor di daerah ini memang dirancang bergilir antara gubernur dan wakil gubernur.
Di sektor infrastruktur, Bobby akan meninjau jalan, jembatan, dan pelabuhan. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari peninjauan yang telah dilakukannya pada awal masa jabatan. Salah satu hasil yang sudah terlihat adalah rampungnya pembangunan Jembatan Idano Noyo.
Pemerintah Provinsi Sumut berharap perbaikan infrastruktur di Nias dapat memperlancar distribusi logistik dan mobilitas warga. Wilayah kepulauan ini selama ini dikenal memiliki tantangan geografis yang membuat pembangunan jalan dan jembatan lebih lambat dibanding daerah lain.
Pada sektor kesehatan, Bobby akan meninjau fasilitas pelayanan kesehatan untuk memastikan layanan kepada masyarakat berjalan baik dan terus ditingkatkan. Tak hanya meninjau, ia juga dijadwalkan berdialog langsung dengan warga Kepulauan Nias.
Sebagai agenda penutup, Bobby akan menggelar kegiatan nonton bareng bersama warga di Kota Gunungsitoli. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.