Gubernur Bobby Nasution Kerahkan TNI-Polri Antisipasi Gangguan Distribusi BBM di Sumut, Minta Pertamina Lebih Transparan

Penulis: Syahrul Karim  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 13:11:31 WIB
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengerahkan personel TNI dan Polri untuk mengamankan distribusi BBM di wilayah Sumut.

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengambil langkah darurat dengan mengerahkan aparat keamanan untuk mengantisipasi kelangkaan BBM di wilayahnya. Instruksi tersebut dikeluarkan usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (14/7/2026) malam.

"Mulai malam ini, kami minta tim dari TNI dan Polri siap. Tinggal menunggu kebutuhan yang disampaikan Pertamina, berapa jumlah personel yang diperlukan untuk membantu distribusi," ujar Bobby dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).

Bukan BBM Langka, Tapi Armada Berhenti Massal

Bobby menjelaskan, berdasarkan informasi dari Pertamina, stok BBM di Sumut dalam kondisi aman. Kendala utama justru terletak pada rantai distribusi dari depot menuju SPBU yang lumpuh akibat pemberhentian massal sopir truk tangki.

"Tadi disampaikan Pertamina, sebenarnya bukan BBM-nya yang langka. Informasi yang kami terima, terjadi pemberhentian massal sehingga armada pengangkut tidak bisa beroperasi secara normal," kata mantan Wali Kota Medan itu.

Kritik soal Komunikasi: "Harusnya Disampaikan Lebih Awal"

Di tengah upaya normalisasi, Bobby menyoroti lambatnya koordinasi dari pihak perusahaan. Ia menilai persoalan operasional seperti ini seharusnya sudah dikomunikasikan ke pemerintah daerah sejak awal agar langkah antisipatif bisa disiapkan lebih cepat.

"Kalau ada persoalan operasional seperti ini, seharusnya disampaikan lebih awal kepada pemda. Kalau memang ada yang bisa kami bantu, tentu akan kami bantu sejak awal," tegasnya.

Pemprov Sumut saat ini terus berkoordinasi dengan Pertamina, TNI, dan Polri untuk menghitung jumlah personel yang dibutuhkan di lapangan. Bobby berharap masalah internal perusahaan, termasuk pengelolaan tenaga pengemudi, segera tuntas agar pelayanan masyarakat tidak terganggu lebih lama.

Dampak ke Warga: Antrean Panjang di SPBU Berpotensi Terulang

Jika distribusi tidak segera normal, warga Sumut berpotensi kembali menghadapi antrean panjang di SPBU seperti yang sempat terjadi di beberapa daerah sebelumnya. Bobby memastikan pemerintah daerah akan terus memonitor situasi dan siap turun tangan jika diperlukan.

"Yang penting masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM," ucap Bobby menutup pernyataannya.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: regional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top