Pemprov Sumut Percepat 21 Proyek Infrastruktur Pascabencana di 8 Daerah, dari Langkat hingga Madina

Penulis: Hendrizal Satria  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 16:22:01 WIB
Oprit jembatan di Kabupaten Langkat diperbaiki sebagai bagian dari 21 proyek kedaruratan pascabencana yang dipercepat Pemprov Sumut.

MEDAN — Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya Sumatera Utara mengebut 21 proyek kedaruratan di delapan kabupaten dan kota yang terdampak bencana. Kepala Dinas Chandra Dalimunthe menyatakan percepatan ini krusial untuk memulihkan akses masyarakat dan distribusi logistik di wilayah rawan.

Oprit Jembatan hingga Talud Jadi Prioritas

Proyek fisik difokuskan pada perbaikan oprit jembatan, pembangunan dinding penahan tanah (talud), serta penggantian jembatan yang rusak. Wilayah sasaran meliputi Kabupaten Langkat, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal (Madina).

“Kami terus berupaya memastikan alur pelaksanaan pembangunan, dari mulai proses tender hingga kontrak berjalan efektif dan terukur, termasuk untuk pembangunan penanganan pasca bencana,” ujar Chandra Dalimunthe di Medan, Selasa (14/7/2026).

Anggaran dari Dana Transfer dan Bagi Hasil Sawit

Selain proyek kedaruratan, dinas terkait juga mematangkan 14 kegiatan fisik yang sudah memasuki tahap kontrak dan 13 kegiatan dalam proses tender. Evaluasi dilakukan untuk memastikan penyerapan anggaran, termasuk alokasi dana transfer ke daerah serta dana bagi hasil sawit, berjalan transparan dan akuntabel.

Pemprov Sumut berkomitmen mengawal setiap tahapan agar seluruh proyek ini segera dimanfaatkan masyarakat. Progres fisik per 10 Juli 2026 menunjukkan hasil signifikan, didominasi oleh Program Hasil Terbaik Cepat dan Proyek Strategis Daerah.

Mengapa Percepatan Ini Penting bagi Warga?

Chandra menekankan bahwa intervensi infrastruktur di wilayah terdampak bencana tidak boleh berlarut-larut. Kerusakan jembatan dan longsoran talud selama ini menghambat mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan akses ke fasilitas umum. Dengan percepatan ini, Pemprov Sumut berharap konektivitas antarwilayah pulih sebelum memasuki musim penghujan berikutnya.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: startnews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top