PADANGSIDIMPUAN — Sebanyak 56 pegawai pelayanan teknis dan 44 personel khusus PDKB diterjunkan PLN untuk merawat serta memperkuat jaringan distribusi di wilayah kerja PLN UP3 Padangsidimpuan. General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir Salman menyebut kegiatan ini sebagai wujud transformasi pelayanan yang memadukan kompetensi teknis dan budaya keselamatan kerja.
Yang membedakan kegiatan ini dari pemeliharaan biasa adalah metode kerjanya. Para personel PDKB melakukan perbaikan, pemeliharaan, hingga penggantian komponen jaringan saat aliran listrik masih mengalir atau dalam kondisi 'hidup'.
"Pekerjaan berisiko tinggi ini hanya dapat dilakukan personel yang memiliki kompetensi dan sertifikasi khusus, menggunakan peralatan berstandar, serta menjalankan prosedur K3 secara ketat," ujar Mundhakir di Padangsidimpuan, Rabu.
PLN menempatkan kegiatan ini sebagai langkah preventif. Tujuannya bukan sekadar memperbaiki kerusakan, melainkan mencegah gangguan sebelum terjadi dan meningkatkan keandalan jaringan distribusi secara keseluruhan.
"Keandalan listrik bukan sekadar persoalan teknis, tapi menjadi fondasi bagi keberlangsungan pelayanan publik, kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan produktivitas masyarakat," kata Mundhakir menambahkan.
Pemerintah Kota Padangsidimpuan menyambut baik inisiatif ini. Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan Rahmat Marzuki Nasution menilai pasokan listrik yang stabil menjadi syarat utama bagi pertumbuhan daerah.
"Pasokan listrik yang andal sangat penting dalam mendukung pelayanan publik, menciptakan iklim investasi yang kondusif, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ucap Rahmat.
Kegiatan ini dijadwalkan rampung pada 17 Juli 2026. PLN menargetkan seluruh titik pemeliharaan di wilayah Padangsidimpuan dapat tertangani tanpa mengganggu aktivitas warga.