MEDAN — KAI Divre I Sumut mencatat pertumbuhan positif pada distribusi BBM sepanjang paruh pertama tahun ini. Lonjakan permintaan terjadi pada momen-momen krusial seperti masa angkutan Lebaran dan hari libur nasional.
Manajer Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menyebutkan ada tiga varian BBM yang difasilitasi pengangkutannya melalui jalur rel. Ketiganya adalah BioSolar, Pertamax, dan Pertalite.
"Kesiapan armada dan ketepatan waktu menjadi prioritas utama kami untuk memastikan tidak terjadi kekosongan stok di daerah tujuan," kata Anwar di Medan, Rabu.
Dalam sekali perjalanan, kereta api dapat membawa hingga 20 gerbong dengan frekuensi dua hingga tiga kali perjalanan per hari. Efektivitas angkutan berbasis rel ini menjadi pilar utama dalam menjaga pasokan energi tetap aman dan berkelanjutan.
Anwar menjelaskan bahwa langkah ini krusial mengingat peran vital BBM dalam menopang mobilitas harian masyarakat serta memacu produktivitas sektor industri di Sumatera Utara. Jalur kereta api dinilai lebih aman dari gangguan cuaca maupun kemacetan jalan raya.
"KAI Divre I Sumatera Utara turut berperan aktif menjaga stabilitas energi sepanjang Semester I 2026 di Sumatera Utara," ujarnya.
Kelancaran distribusi logistik ini sejalan dengan misi PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menyediakan solusi transportasi dan logistik berbasis angkutan kereta api yang efisien, andal, dan terintegrasi. Upaya ini diharapkan mampu menekan biaya logistik nasional serta mempercepat pemerataan ekonomi di daerah.
Ke depan, KAI Divre I Sumut berkomitmen untuk terus mengoptimalkan infrastruktur perkeretaapian dan meningkatkan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas angkut logistik.
"Kami siap memastikan bahwa ketahanan energi di Sumatera Utara tetap kokoh, sehingga roda perekonomian masyarakat dapat terus bergerak maju tanpa hambatan," pungkas Anwar.