Gubernur Bobby Nasution Libatkan Kodam dan Polda Atasi Krisis Distribusi BBM di Sumut, 12 Personel Dikerahkan Jadi Supir

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 23:04:31 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution mengerahkan 12 personel TNI dan Polri untuk menjadi sopir truk tangki BBM guna mengatasi krisis distribusi di Sumatera Utara.

MEDAN — Mobil tangki BBM mulai kembali melintas di jalan-jalan Sumatera Utara pada Selasa (14/7/2027) malam. Gubernur Sumut Bobby Nasution mengambil langkah darurat dengan mengerahkan personel TNI dan Polri untuk duduk di balik kemudi truk pengangkut bahan bakar.

“Pak Gubernur sudah hubungi Pak Pangdam dan juga Pak Kapolda untuk membantu Pertamina. Dari Kodam I/Bukit Barisan, sudah dikerahkan sejumlah personil menjadi supir pengangkut BBM agar distribusi lancar, normal,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, Selasa (14/7/2027).

Ada Apa dengan Distribusi BBM Sumut?

Keluhan warga yang mengantre berjam-jam di SPBU dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu gerakan ini. Bobby Nasution langsung berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut setelah mendapati aktivitas masyarakat mulai terganggu.

Hasil koordinasi mengungkap akar masalah. “Informasi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bahwa kendala distribusi itu pada persoalan pembenahan manajemen supir armada di vendor-vendor resmi,” jelas Dedi.

Stok Aman, Tapi Sopir Tak Cukup

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stok BBM di Sumut aman. Masalahnya murni pada pengangkutan minyak dari terminal BBM ke SPBU. Manajemen vendor pengangkut sedang melakukan pembenahan internal yang berdampak pada jumlah sopir yang bertugas.

“Stok ada, namun masalahnya adalah pada pengangkutan minyak dari terminal BBM ke SPBU-SPBU. Itu kendalanya,” tambah Dedi.

Tanpa menunggu proses administrasi selesai, Bobby memerintahkan Forkopimda Sumut untuk turun tangan. Personel Kodam I/Bukit Barisan dan Polda Sumut yang memiliki lisensi mengemudi kendaraan berat langsung diterjunkan untuk mengisi kekosongan sopir.

Bagaimana Dampaknya ke SPBU?

Sejak Selasa malam, pendistribusian BBM di sebagian besar SPBU di wilayah Sumut berangsur normal. Pemerintah provinsi memastikan pengiriman akan terus dipantau hingga situasi benar-benar pulih dalam beberapa hari ke depan.

Warga yang masih mengalami kesulitan diimbau melapor ke dinas terkait atau langsung ke posko pengaduan yang didirikan di setiap kabupaten/kota. Pemprov Sumut juga meminta Pertamina mempercepat penyelesaian pembenahan manajemen vendor agar operasional kembali normal tanpa perlu bantuan personel TNI/Polri.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: metrorakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top