MEDAN — Kepastian kelulusan Mauliza Hany Zakia di Polteknaker Jakarta menjadi puncak dari serangkaian pencapaian akademik yang diraih putri Kecamatan Medan Deli tersebut. Sebelumnya, ia telah dinyatakan lolos di tiga perguruan tinggi negeri dan swasta ternama, menjadikannya salah satu calon mahasiswa dengan pilihan terbanyak di lingkungannya.
Polteknaker Jakarta dikenal sebagai salah satu institusi vokasi favorit karena menjamin pendidikan gratis bagi mahasiswanya. Tingkat kompetisi masuknya pun sangat ketat. Dari total peserta tes yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, hanya segelintir yang berhasil melewati seleksi administrasi hingga wawancara. Mauliza menjadi salah satu yang terpilih.
Ayah Mauliza, Ustadz Zen, yang kesehariannya mengajar ngaji dan menjadi tokoh agama di Kelurahan Mabar, mengaku tidak menyangka putrinya bisa menembus persaingan seketat itu. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas nikmat yang Allah berikan,” ujarnya kepada Topmetro News, Senin lalu.
Ustadz Zen menuturkan, pihak keluarga tidak memaksakan pilihan kampus tertentu. Keputusan akhir diserahkan sepenuhnya kepada Mauliza sesuai dengan minat dan cita-citanya. “Kami hanya berharap yang terbaik dari Allah SWT,” tambahnya.
Keberhasilan ini, menurut Ustadz Zen, merupakan buah dari kerja keras, disiplin dalam belajar, doa, serta dukungan penuh dari keluarga dan para guru di SMK Kesehatan Imelda. “Prestasi lahir dari proses yang panjang,” katanya.
Pencapaian Mauliza Hany Zakia menjadi bukti bahwa anak-anak dari daerah pinggiran kota seperti Medan Deli mampu bersaing di tingkat nasional. Kisahnya diharapkan memotivasi pelajar lain untuk tidak menyerah meski harus menghadapi seleksi yang sangat ketat.
Almamater SMK Kesehatan Imelda dan masyarakat Medan Deli turut berbangga. Nama Mauliza kini menjadi salah satu contoh nyata bahwa tekad, usaha, dan doa bisa membuka jalan menuju masa depan yang gemilang, tanpa harus terbebani biaya pendidikan tinggi.