MEDAN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat pesisir Sumatera Utara mewaspadai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Prakirawan BBMKG Wilayah I Ilham di Medan, Jumat, menyebutkan cuaca pada Sabtu pagi rata-rata berawan dengan potensi hujan ringan di hampir seluruh wilayah.
Pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur sebagian besar Sumatera Utara. Memasuki malam hari, hujan sedang berpotensi terjadi di Langkat dan Labuhanbatu Selatan, sementara dini hari seluruh wilayah diprakirakan berawan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Christen Ordain menyebutkan pola angin di wilayah Sumut umumnya bergerak dari tenggara ke barat laut dengan kecepatan 5 hingga 25 knot. Gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan.
Lokasi yang perlu diwaspadai meliputi perairan timur Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Nias, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Batu, dan perairan barat Sumatera Utara. Periode gelombang tinggi ini diprakirakan berlangsung sejak 18 hingga 20 Juli 2026.
"Perahu nelayan diminta waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter. Begitu juga dengan kapal tongkang agar waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter," kata Christen Ordain.
Secara umum, suhu udara di Sumatera Utara berkisar antara 14 hingga 31 derajat Celcius dengan kelembaban 60 hingga 100 persen. Angin bertiup dari selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3 hingga 10 kilometer per jam.
Kepada masyarakat, Ilham mengimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan menyesuaikan aktivitas di luar ruangan dengan kondisi setempat. "Selalu pantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan sesuaikan aktivitas di luar ringan dengan kondisi cuaca setempat," ujarnya.