SUMATERA UTARA — Apple resmi menaikkan harga semua model iPhone yang dijual di toko online resminya di Jepang, Jumat ini. Kenaikan harga berkisar antara 8 persen hingga 11,3 persen, tergantung model. Keputusan ini diumumkan tanpa pemberitahuan sebelumnya dan langsung berlaku di situs Apple Jepang.
Berdasarkan pantauan situs teknologi Spanyol, iPhoneros, berikut adalah perubahan harga untuk setiap model iPhone:
Bulan lalu, Apple menaikkan harga Mac dan iPad di seluruh dunia dan mengaitkannya dengan krisis pasokan chip memori yang mendorong kenaikan harga komponen. Namun, untuk kenaikan harga iPhone di Jepang kali ini, analis meyakini faktor utamanya adalah depresiasi yen terhadap dolar AS sepanjang tahun lalu.
Yen yang terus melemah membuat pendapatan Apple dalam mata uang lokal Jepang tergerus signifikan saat dikonversi ke dolar. Kenaikan harga ini menjadi cara Apple untuk menjaga margin keuntungan di pasar Jepang.
Yang menarik, Apple tidak menaikkan harga iPhone di Amerika Serikat atau negara lain yang terpantau. Jadi, kenaikan ini spesifik untuk pasar Jepang.
Namun, bukan cuma iPhone yang kena dampak. Apple juga menaikkan harga berlangganan iCloud+ dan Apple Music di berbagai negara, termasuk Jepang, pada hari yang sama. Artinya, Jumat ini menjadi hari penuh kenaikan harga bagi pengguna Apple di Negeri Sakura.
Bagi konsumen di Indonesia, kenaikan harga iPhone di Jepang tidak berdampak langsung pada harga resmi di Tanah Air. Namun, pergerakan kurs yen dan dolar AS tetap patut dicermati karena bisa mempengaruhi harga produk Apple secara global jika tren pelemahan mata uang berlanjut di negara-negara lain.
Untuk pengguna yang biasa membeli iPhone dari Jepang (melalui importir atau jastip), siap-siap merogoh kocek lebih dalam karena harga di sana kini sudah naik signifikan.