Antrean BBM di Medan Mulai Terurai, Pertamina Tambah Pasokan 125 Persen dan 35 Persen Armada Tangki

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:49:31 WIB
Antrean kendaraan di salah satu SPBU Medan mulai terurai setelah Pertamina meningkatkan pasokan BBM sebesar 125 persen dan menambah armada tangki 35 persen.

MEDAN — Warga Kota Medan mulai merasakan kelancaran pengisian BBM setelah Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menggenjot pasokan bahan bakar. Peningkatan volume sebesar 125 persen dan penambahan armada mobil tangki 35 persen menjadi kunci pengurai antrean di SPBU yang sempat mengular dalam beberapa hari terakhir.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas meninjau langsung ketersediaan stok di Fuel Terminal Medan Group. Dua kapal telah selesai membongkar Jenis BBM Tertentu (Solar) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (Pertalite).

“Sehingga dengan rutinitas masyarakat sehari-hari, insyaallah sudah dapat mengurai antrean di SPBU yang tersebar di wilayah Sumatra Utara ini,” ujar Wahyudi dalam keterangan resmi yang diterima di Medan.

Realisasi Penyaluran Masih di Bawah Rata-Rata Nasional

Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho menjelaskan bahwa realisasi penyaluran solar dan pertalite di Sumatra Utara masih berada di bawah rata-rata nasional. Artinya, tidak ada kendala dari sisi kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kendala ini operasional, operasional distribusi. Perlu ada semacam early warning system (peringatan dini). Selain itu juga seluruh armada terlihat di pemantauan, apakah di jalan atau SPBU. Permasalahan ini harus bisa segera diselesaikan,” kata Fathul.

Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik agar masyarakat memperoleh layanan distribusi yang prima. Kegiatan pengawasan itu juga melibatkan Direktur Utama PT Elnusa Petrofin.

Penyaluran Harian Tembus 6.000 Kiloliter

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi menjamin operasional terus berjalan kondusif. Data penyaluran harian sejak 14 hingga 16 Juli 2026 mencatat angka lebih dari 6.000 kiloliter bahan bakar.

“Mudah-mudahan peningkatan penyaluran ini dapat menjadi tambahan stok di SPBU sehingga mampu mengurai antrean yang masih terjadi,” ujar Sunardi.

Pertamina Patra Niaga juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum setempat. Langkah sinergi ini dilakukan untuk memastikan normalisasi distribusi energi berjalan lebih optimal.

Waktu Tunggu di SPBU Jauh Lebih Singkat

Samsuri, pengemudi ojek daring di Kota Medan berusia 60 tahun, mengaku proses pengisian BBM kini sudah semakin lancar. Ia merasakan langsung perbedaan setelah pasokan ditingkatkan.

“Kepada masyarakat, beberapa hari yang lalu saya mengimbau agar bersabar karena ada kendala. Sekarang sudah mantap dan sudah lancar. Saya merasakannya langsung,” ucap Samsuri.

Hal senada disampaikan Hasbi, pengemudi truk berusia 23 tahun. Ia merasakan waktu tunggu pengisian di SPBU jauh lebih singkat dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

“Terima kasih kepada pemerintah. BBM di Sumatra Utara sekarang sudah lancar,” katanya.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top