MEDAN — RSJ Prof Dr M Ildrem tak hanya berhenti pada pencapaian akreditasi Paripurna. Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini langsung bertransformasi dengan dua inovasi layanan yang menyasar dua hambatan klasik kesehatan jiwa di Indonesia: stigma dan akses.
Salah satu terobosan yang kini bisa diakses masyarakat adalah telekonseling. Layanan ini memungkinkan konsultasi psikologi dilakukan secara daring, tanpa perlu datang ke rumah sakit.
"Telekonseling ini konsultasi berbasis digital. Layanan psikologi untuk meningkatkan akses layanan kesehatan jiwa. Tanpa harus datang ke rumah sakit bisa mendapatkan layanan psikologi," kata Direktur RSJ Prof Dr M Ildrem, Sri Suriani Purnamawati, dalam temu pers di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Kamis (16/7/2026).
Menurut Sri, kehadiran layanan digital ini dirancang untuk mengikis stigma yang masih melekat di sebagian masyarakat. Selama ini, rasa malu atau takut dianggap "gila" membuat banyak orang enggan memeriksakan kondisi kejiwaannya ke rumah sakit.
"Layanan psikologi berbasis digital ini mempermudah akses kesehatan jiwa bagi masyarakat, sehingga mereka bisa berkonsultasi dengan psikolog tanpa harus datang langsung ke rumah sakit," ujarnya.
Selain telekonseling, RSJ Prof Dr M Ildrem mengembangkan program daycare rehabilitation. Melalui program ini, pasien tidak perlu menjalani rawat inap. Mereka cukup datang pada pagi hari untuk mengikuti serangkaian aktivitas yang dirancang meningkatkan kemampuan sosial dan kemandirian.
Kegiatan yang diberikan disesuaikan dengan keseharian pasien. Mulai dari pembinaan kerohanian seperti pengajian dan kebaktian, hingga pengembangan keterampilan sesuai minat.
"Ketika daycare rehabilitation ada kegiatan-kegiatan kerohanian, pengajian, kebaktian dan kegiatan keterampilan. Jadi misalnya pasien yang punya hobi melukis ya melukis," kata Sri.
Untuk mendukung program rehabilitasi harian ini, RSJ Prof Dr M Ildrem juga menyediakan layanan antar-jemput bagi pasien yang membutuhkan. Program tersebut saat ini sudah berjalan dan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang enggan atau kesulitan transportasi menuju rumah sakit.
Akreditasi Paripurna sendiri merupakan pengakuan tertinggi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) bahwa RSJ Prof Dr M Ildrem telah memenuhi standar mutu pelayanan kesehatan yang ketat. Dengan tambahan dua layanan baru ini, rumah sakit berharap angka kunjungan pasien gangguan jiwa di Sumatera Utara bisa meningkat signifikan. (OM-09/Diskominfo Sumut).