SERDANG BEDAGAI — Kecelakaan maut terjadi di jalur lintas timur Sumatera yang menghubungkan Medan dan Tebing Tinggi. Seorang pelajar warga Dusun IV Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu meninggal di RSUD Sultan Sulaiman akibat luka robek di dada kanan, luka lutut, dan lebam di wajah.
Kasat Lantas Polres Sergai AKP Gokma Silitonga menjelaskan, peristiwa bermula saat truk Colt Diesel melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Sesampainya di kilometer 62-63, pengemudi truk diduga kurang konsentrasi dan hendak menghindari lubang di jalan.
"Pengemudi truk mengambil jalur sebelah kanan hingga memakan jalan arus berlawanan. Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai M A P berboncengan dengan Syaril melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi," terang Kasat Lantas.
Tabrakan tak terhindarkan. Truk menyenggol bagian samping kanan sepeda motor korban. Usai kejadian, pengemudi truk langsung meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).
Satu penumpang yang dibonceng, Syaril Rhamadhan Sitorus (21), warga Desa Panombean Baru, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, selamat. Ia mengalami luka di paha kanan dan dagu, dan kini menjalani perawatan di RS Melati Desa Pon.
Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya membenarkan insiden tabrak lari tersebut. "Akibat insiden itu satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia, dan satu orang penumpang mengalami luka ringan. Sedangkan pengemudi truk yang terlibat meninggalkan TKP usai kejadian," ujarnya.
Personel Satlantas Polres Sergai telah melakukan olah TKP dan mengamankan sepeda motor korban di Unit Gakkum. Petugas juga tengah memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
"Saat ini petugas sedang mengumpulkan bukti-bukti di lapangan, termasuk mengecek CCTV sekitar lokasi guna melacak identitas pengemudi truk tersebut," bilang Kasi Humas.
Hingga berita ini diturunkan, identitas pengemudi truk Colt Diesel yang melarikan diri masih dalam pengejaran petugas.