SUMATERA UTARA — Chevrolet Equinox EV, yang saat ini menjadi kendaraan listrik terlaris GM di Amerika Serikat di luar Tesla, tengah bersiap untuk transformasi besar. Menurut laporan dari GM Authority yang mengutip sumber internal, pabrikan asal Detroit itu tengah mengerjakan arsitektur EV generasi keempat yang dijuluki BEV-N. Platform ini akan menggantikan BEV3 yang sudah digunakan sejak 2023 pada Cadillac Lyriq dan kemudian merambah ke Blazer EV, Honda Prologue, hingga Buick Electra E5 di China.
Keputusan untuk mempercepat pengembangan platform baru tidak lepas dari tekanan kompetisi. Data Cox Automotive menunjukkan penjualan Equinox EV turun drastis 41 persen pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Padahal, model ini sempat menjadi primadona dengan banderol mulai USD 34.995 dan jarak tempuh hingga 319 mil (513 km) per pengisian.
Setelah kredit pajak federal USD 7.500 berakhir pada September 2025, keunggulan harga Equinox EV langsung tergerus. Posisinya sebagai kendaraan listrik termurah dengan jarak tempuh di atas 315 mil pun goyah. Toyota bZ dan Hyundai IONIQ 5 yang baru saja mendapatkan pembaruan besar langsung melesat melewati Equinox dalam peringkat penjualan.
Salah satu kritik paling keras terhadap arsitektur BEV3 saat ini datang dari pengguna setia GM. Seorang komentator dengan nama KerrySkates menyoroti batas pengisian cepat 150 kW untuk model volume tinggi seperti Equinox EV. Padahal, Hummer EV, Sierra EV, dan Escalade IQ yang memiliki baterai lebih besar bisa mengisi daya hingga 350 kW.
"Di situlah saya ingin melihat peningkatan paling signifikan. Kecepatan pengisian dan kurva daya untuk mengurangi total waktu DCFC sangat penting untuk satu-dua perjalanan darat dalam setahun," tulis KerrySkates dalam kolom komentar artikel Electrek. Keluhan ini kemungkinan besar menjadi masukan berharga bagi tim insinyur GM saat merancang BEV-N.
Meski detail teknis masih minim, sumber yang sama menyebutkan BEV-N akan membawa peningkatan efisiensi dan kecepatan pengisian daya yang lebih tinggi. Jarak tempuh Equinox EV yang saat ini mencapai 319 mil untuk varian FWD dan 307 mil untuk AWD diprediksi akan bertambah signifikan.
Selain itu, platform baru ini akan mengadopsi tumpukan perangkat lunak (software stack) yang lebih canggih. Fitur keselamatan dan kenyamanan anyar dijadwalkan hadir, termasuk teknologi eyes-off self-driving di jalan tol yang pertama kali akan debut pada Cadillac Escalade IQ pada 2028. GM bahkan telah memulai pengujian sistem otonom tersebut dalam kondisi supervised dan berencana mengoperasikan lebih dari 200 unit kendaraan uji pada tahun depan.
Sembari menunggu Equinox EV generasi baru, GM tidak tinggal diam. Seluruh kendaraan listrik model 2027, termasuk Equinox EV, akan dibekali port pengisian NACS (North American Charging Standard) mulai tahun depan. Langkah ini memungkinkan pemilik mengakses jaringan Supercharger Tesla tanpa adaptor, sebuah nilai jual yang krusial di pasar AS.
Juru bicara GM menyatakan perusahaan "memang memiliki EV masa depan yang sedang dikembangkan di semua pasar," namun enggan membeberkan model spesifik. Dengan siklus produk kendaraan listrik GM yang masih tergolong muda—sebagian besar baru meluncur sebagai model 2024—masih ada waktu bagi Equinox EV saat ini untuk bertahan. Namun, peta jalannya sudah jelas: pertarungan sesungguhnya akan dimulai pada 2029.