MEDAN — PLN UPT Medan memastikan penggantian peralatan strategis di GI Sei Rotan rampung dikerjakan. Perangkat yang diganti adalah Pemisah (PMS) Bus B 150 kV yang menghubungkan jalur Sei Rotan–Belawan 1.
Manager PLN UPT Medan, Doni Adrean, mengatakan kegiatan ini adalah upaya preventif agar aset transmisi tetap prima. “Kami memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja, kualitas, dan ketepatan waktu sehingga sistem kelistrikan tetap andal,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).
PMS berfungsi sebagai pemisah rangkaian listrik saat pemeliharaan atau gangguan. Komponen yang menua berisiko menimbulkan kegagalan sistem. Dengan penggantian ini, potensi gangguan pada jaringan transmisi bisa ditekan.
GI Sei Rotan merupakan gardu induk strategis yang melayani distribusi listrik ke kawasan industri dan permukiman di sekitar Medan dan Belawan. Keandalan di titik ini berpengaruh langsung ke pasokan pelanggan.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto, mengapresiasi tim yang bertugas. Menurutnya, keandalan transmisi adalah fondasi kualitas pasokan listrik sekaligus penopang aktivitas ekonomi masyarakat.
“Melalui pemeliharaan dan penggantian peralatan secara terencana, PLN terus memperkuat keandalan jaringan untuk memastikan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan,” kata Elvanto.
Dengan peralatan baru, kontinuitas penyaluran tenaga listrik di Sumatera Utara bisa lebih terjaga. Pelanggan diharapkan memperoleh pasokan yang lebih stabil, terutama saat beban puncak atau cuaca ekstrem.
PLN UPT Medan menyebut pemeliharaan berkala seperti ini akan terus dilakukan di sejumlah gardu induk lain. Langkah ini bagian dari transformasi PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.