Tim SAR Gabungan Evakuasi Jasad Pemancing 20 Tahun yang Tenggelam di Sungai Sei Belawan Deliserdang

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 21:13:01 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Alif Samgunawa (20) yang ditemukan satu kilometer dari lokasi kejadian di Sungai Sei Belawan, Deliserdang.

DELISERDANG — Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan memastikan operasi pencarian Alif Samgunawa (20) berakhir setelah jasad korban ditemukan pada Jumat. Pemuda tersebut dilaporkan hilang terseret arus Sungai Sei Belawan usai sampan yang digunakannya untuk memancing mengalami kebocoran.

"Korban diketahui bernama Alif Samgunawa, usia 20 tahun, berhasil ditemukan berjarak satu kilometer dari lokasi kejadian awal," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika dalam keterangan resmi yang diterima di Medan, Jumat.

Kronologi Sampan Bocor Saat Korban Memancing di Sungai

Peristiwa bermula ketika Alif bersama rekannya tengah memancing di aliran Sei Belawan. Sampan yang mereka tumpangi tiba-tiba bocor dan tenggelam, memaksa keduanya berusaha menyelamatkan diri.

Upaya tersebut tidak membuahkan hasil bagi Alif. Arus sungai menyeretnya hingga hilang dari pandangan rekannya, yang kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak berwenang.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan segera mengerahkan Tim Rescue untuk melaksanakan operasi SAR," kata Hery.

Penyisiran Sepanjang Aliran Sungai dan Penemuan Korban

Operasi pencarian dilakukan dengan pendekatan terpadu. Tim SAR gabungan menyisir sepanjang aliran Sei Belawan menggunakan kombinasi pemantauan dari udara dan pemeriksaan bawah permukaan air.

Berbagai peralatan dikerahkan untuk memperluas area pencarian, termasuk pemantauan dari udara serta deteksi bawah permukaan air. Penyisiran darat menyusuri bantaran sungai juga dilakukan pada sektor-sektor yang diprediksi menjadi titik korban terbawa arus.

"Upaya tersebut membuahkan hasil ketika hari kedua korban ditemukan berjarak satu kilometer dari lokasi kejadian," sebut dia.

Setelah dievakuasi, jenazah Alif langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Imbauan Waspada Arus Sungai Saat Musim Hujan

Hery Marantika mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko aktivitas di sekitar sungai, terutama saat musim hujan tiba. Kondisi arus yang deras dapat membahayakan siapa pun yang beraktivitas di aliran air.

"Kami mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap risiko di sekitar sungai, terutama saat musim hujan dan kondisi arus deras," pungkasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian selama dua hari tersebut atas dedikasi dan kerja sama yang diberikan.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top