MEDAN — Pelantikan kepengurusan baru POBSI Sumut berlangsung di Hotel Adimulia Medan, Sabtu (8/8/2026), ditandai dengan penyerahan bendera pataka dari Ketua Harian PB POBSI Syafril Nasution kepada HM Hidayat Batubara. Prosesi ini sekaligus menegaskan komitmen organisasi untuk membawa biliar Sumatera Utara ke level yang lebih tinggi setelah pada Kejurnas sebelumnya sukses merebut tiga medali emas dan tiga perak, menempatkan Sumut di peringkat ketiga.
Dalam periode lima tahun ke depan, HM Hidayat Batubara didampingi Ir H Ucok Afriansyah Rambe MM sebagai Ketua Harian. Posisi Sekretaris Umum dipercayakan kepada Meidi Budhiparama, sementara Bendahara dijabat Alya Haya Anjany Lubis. Kepengurusan ini dilengkapi sejumlah bidang, termasuk bidang usaha yang dinilai sejalan dengan visi PB POBSI.
Syafril Nasution menegaskan olahraga tidak bisa selamanya bertumpu pada anggaran pemerintah. "Olahraga itu harus menjadi industri. Tidak mungkin olahraga terus seperti ini dan hanya bertumpu kepada pemerintah. Olahraga harus bisa berjalan dan menjadi industri," tegasnya saat memberikan sambutan.
Hidayat Batubara mengungkapkan bahwa persiapan atlet sudah berjalan intensif. "Mesin sudah kita panaskan dalam dua bulan ini melalui seleksi. Tidak ada yang pasti, tetapi insya Allah berdasarkan metode-metode yang sudah kami lakukan, semuanya sudah berada di angka 75 persen ke atas," ujarnya. Keyakinan ini menjadi dasar optimisme membawa pulang lima medali emas dari Kejurnas 2026.
Kejuaraan nasional yang akan digelar di Gedung PBC, Jakarta Pusat, pada 5-11 September 2026, menjadi ajang pembuktian pertama bagi kepengurusan baru. Dukungan penuh pun datang dari KONI Sumut yang siap melepas keberangkatan kontingen.
Ketua KONI Sumut Kol (Purn) Hatunggal Siregar menyebut biliar sebagai salah satu cabang andalan daerah. Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, biliar Sumut menyumbangkan enam medali emas, satu perak, dan 10 perunggu. "Bilamana hasilnya sesuai target, yakni juara umum atau memperoleh lima medali emas Kejurnas, kami akan hadir langsung memberikan support karena ini membawa nama Sumatera Utara," kata Hatunggal.
Untuk Kejurnas 2026, KONI Sumut tidak mematok target khusus. Namun, untuk PON XXII 2028 NTB-NTT, target yang dipasang jauh lebih tinggi. "Tetapi untuk PON 2028 nanti kami targetkan delapan medali emas," tegasnya.
Kadispora Sumut M Mahfullah Daulay yang mewakili Gubernur Sumut Bobby Nasution berharap pelantikan ini menjadi momentum pembenahan organisasi. Ia meminta POBSI Sumut terus bersinergi dengan Pemprov Sumut dan KONI Sumut dalam menyusun program pembinaan, khususnya menghadapi PON XXII 2028 NTB-NTT.
Syafril Nasution juga menyambut positif rencana POBSI Sumut mendorong penyelenggaraan event internasional di Sumatera Utara. Menurutnya, Sumut memiliki fasilitas pendukung memadai, termasuk hotel dan akses penerbangan internasional. Hal ini dinilai sejalan dengan visi menjadikan olahraga sebagai industri yang mandiri dan berkelanjutan.