DELI SERDANG — Sebanyak tujuh santri Pondok Pesantren Tahfidz Darul Hijrah di Tanjung Morawa menerima bantuan pendidikan dari LAZNAS BMH Sumatera Utara. Beasiswa tersebut merupakan wujud amanah para donatur yang disalurkan langsung oleh Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan (Prodaya) BMH Sumut, M. Arif Firdaus, pada Kamis (30/7/2026).
Program Beasiswa Anak Indonesia ini hadir untuk memastikan para santri, khususnya yang berasal dari keluarga dengan sosial ekonomi beragam, tetap bisa fokus belajar dan menghafal Al-Qur'an. Para santri diketahui datang dari sejumlah daerah di Sumatera Utara dan Aceh.
Rasa syukur tak terbendung dari salah seorang penerima beasiswa, Ahmad. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya dukungan biaya pendidikan ini untuk terus belajar mengaji dan beribadah bersama teman-temannya.
"Alhamdulillah, terima kasih banyak saya ucapkan kepada BMH dan para donatur yang telah memberikan beasiswa kepada kami. Semoga ini menjadi berkah bagi BMH sehingga semakin maju dan berkembang. Demikian pula untuk para donatur, semoga diberikan kesehatan dan kelapangan rezeki. Aamiin," ungkap Ahmad.
M. Arif Firdaus berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para santri untuk semakin tekun dalam menuntut ilmu. Ia menekankan pentingnya keseriusan para generasi penerus dalam menghafal Al-Qur'an.
"Semoga para santri semakin semangat dan serius dalam belajar, sehingga kelak dapat menjadi generasi yang mampu memberikan perubahan dan membawa negeri ini menjadi lebih baik lagi," ujarnya.
Melalui program ini, BMH berkomitmen membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak dan santri yang membutuhkan. Dukungan donatur menjadi kunci utama dalam menghadirkan kesempatan belajar sekaligus menyiapkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap umat.