MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa posisi Bank Sumut sangat strategis sebagai bank pembangunan daerah. Dukungan permodalan dan kepercayaan dari pemerintah daerah harus dijawab dengan pertumbuhan pendapatan serta tata kelola yang sehat.
“Kami dari pemerintah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Bank Sumut. Karena itu, Bank Sumut harus benar-benar menunjukkan kinerja terbaiknya, didukung pertumbuhan pendapatan dan kinerja yang sehat,” tegas Bobby di sela acara yang digelar di Jalan Imam Bonjol, Medan, Sabtu (22/8).
Bobby mengingatkan agar Bank Sumut membangun budaya kerja yang menjadikan prestasi sebagai fondasi pengembangan perusahaan, termasuk dalam jenjang karier pegawai. Menurutnya, sumber daya manusia yang berprestasi menjadi modal utama pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Kalau internalnya yang memegang prestasi, Bank Sumut pasti lebih baik lagi,” ujarnya.
Kegiatan jalan santai tersebut juga menjadi momentum pembacaan Deklarasi Kolaborasi BUMD Provinsi Sumatera Utara. Enam badan usaha milik daerah menyatakan komitmen bersama memperkuat sinergi untuk memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Enam BUMD yang terlibat meliputi PT Bank Sumut, Perumda Tirtanadi, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU), PT Dhirga Surya Sumatera Utara, serta PD Aneka Industri dan Jasa (AIJ).
Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menyatakan kesiapannya menjaga kepercayaan pemegang saham dan menjadikannya energi untuk memperkuat kinerja. Pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Arahan Bapak Gubernur menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kepercayaan yang diberikan pemegang saham akan kami jawab melalui kinerja yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi Sumatera Utara,” ujar Heru.
Heru menegaskan bahwa pertumbuhan Bank Sumut tidak hanya diukur dari sisi bisnis. Sebagai bank pembangunan daerah, setiap langkah penguatan perusahaan diarahkan untuk memperbesar peran dalam menggerakkan ekonomi daerah, memperluas akses pembiayaan, mendukung UMKM, mempercepat digitalisasi layanan, dan meningkatkan inklusi keuangan.
Transformasi digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi erat dengan pemerintah daerah menjadi pijakan utama. Sinergi keenam BUMD yang dideklarasikan diharapkan membangun ekosistem usaha daerah yang lebih kuat, dengan Bank Sumut berperan sebagai penghubung berbagai potensi ekonomi daerah.
Melalui kinerja yang sehat, layanan yang semakin dekat, dan kontribusi yang nyata, Bank Sumut terus memperkuat identitasnya sebagai bank milik masyarakat Sumatera Utara yang tumbuh bersama daerah.