ASAHAN — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Komandan Distrik Militer 0208 Asahan Letkol Edy Syahputra serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik infrastruktur strategis di wilayahnya, Senin (24/8).
Lokasi yang dikunjungi meliputi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sei Kamah Baru, Kecamatan Sei Dadap; Jembatan Perintis Garuda; serta irigasi Sungai Silau Tua Dam Alam Bali di Desa Silau Maraja, Kecamatan Setia Janji.
Dari total 114 KDMP yang tengah dibangun di Kabupaten Asahan, koperasi di Desa Sei Kamah Baru dinilai paling siap. Bupati menyebut kepengurusan koperasi di desa tersebut sudah terbentuk dan tinggal menunggu operasionalisasi.
"KDMP Desa Sei Kamah Baru ini sudah memiliki kepengurusan dan semoga segera dioperasikan agar roda perekonomian masyarakat meningkat," kata Bupati Taufik Zainal Abidin di lokasi peninjauan.
Keberadaan koperasi ini diharapkan menjadi pengungkit utama aktivitas usaha mikro di pedesaan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi warga dari tingkat akar rumput.
Selanjutnya, rombongan meninjau Jembatan Perintis Garuda yang membentang sepanjang 87 meter. Infrastruktur ini menghubungkan Desa Sei Kamah Baru, Kecamatan Sei Dadap dengan Kelurahan Siumbut-Umbut, Kecamatan Kota Kisaran Timur.
Bupati memberikan apresiasi kepada Presiden atas pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai keberadaan jembatan ini secara signifikan memangkas jarak tempuh warga sekaligus menyediakan jalur alternatif yang lebih aman.
"Dengan adanya jembatan ini, masyarakat terbantu jarak tempuh dan menjadi alternatif terhindar dari kemacetan dan risiko kecelakaan lalu lintas. Mari kita jaga, jangan sampai rusak, apalagi akibat kelalaian kita," imbau Taufik.
Dandim 0208 Asahan, Letkol Edy Syahputra, menambahkan bahwa Jembatan Perintis Garuda merupakan satu dari tujuh jembatan yang dibangun di wilayah tersebut. "Ke depannya akan ditambah lagi," ujarnya singkat.
Pada titik terakhir, Bupati memeriksa kondisi Irigasi Sungai Silau Tua Dam Alam Bali di Desa Silau Maraja. Jaringan irigasi ini menjadi urat nadi pengairan bagi lahan persawahan seluas 430 hektare di sekitarnya.
Untuk memastikan pasokan air sampai ke sawah petani secara optimal, Pemkab Asahan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar. Dana tersebut akan difokuskan pada rehabilitasi saluran primer dan sekunder dam.
"Dengan harapan hasil panen sawah masyarakat meningkat," ucap Bupati Taufik Zainal Abidin menegaskan komitmennya terhadap sektor pertanian.