Jambore Posyandu Teratai di Paluta, Ketua Tim Pembina Tekankan Peran Kunci Cegah Stunting dan Pantau Gizi Balita

Penulis: Hendrizal Satria  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:25:31 WIB
Ketua Tim Pembina Posyandu Paluta, Ny. Refina Reski Basyah Harahap, menghadiri Jambore Posyandu Teratai di Lapangan Garuda, Desa Pasar Sipiongot, Kecamatan Dolok, Kamis (27/8).

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Ny. Refina Reski Basyah Harahap, menghadiri Jambore Posyandu Teratai di Lapangan Garuda, Desa Pasar Sipiongot, Kecamatan Dolok, Kamis (27/8). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan dasar yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat.

PADANG LAWAS UTARA — Jambore Posyandu Teratai di Kecamatan Dolok menjadi momentum penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Garuda, Desa Pasar Sipiongot, ini menegaskan posyandu bukan sekadar tempat penimbangan balita, melainkan pusat pemantauan gizi, tumbuh kembang anak, hingga pencegahan stunting.

Ny. Refina Reski Basyah Harahap mengajak ibu hamil dan keluarga dengan balita untuk rutin memanfaatkan layanan posyandu. Dengan begitu, kondisi kesehatan dan perkembangan anak dapat terpantau secara optimal sejak dini.

Peran Strategis Posyandu dalam Pencegahan Stunting

Refina menyebut posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pembina enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk meningkatkan pembinaan dan supervisi terhadap posyandu di wilayah masing-masing.

Dukungan ini dinilai penting, terutama untuk mempersiapkan Posyandu Desa dan Kecamatan yang akan mewakili Paluta pada lomba Posyandu tingkat Provinsi Sumatera Utara. Persiapan matang diharapkan mampu menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat.

Laporan Kondisi Posyandu Jadi Dasar Pembinaan

Para Ketua Pembina Posyandu Kecamatan diminta segera menyampaikan laporan kondisi posyandu di wilayahnya. Laporan tersebut akan menjadi dasar pemberian pembinaan dan bantuan dari perangkat daerah terkait.

Langkah ini diambil agar intervensi yang diberikan tepat sasaran, baik dari segi sarana, prasarana, maupun kebutuhan tenaga kader. Sinergi antara pemerintah dan kader menjadi kunci keberhasilan program kesehatan di tingkat desa.

Silaturahmi dan Sinergi untuk Keluarga Sehat

Camat Dolok, Bikrul Munawar Harahap, mengapresiasi pelaksanaan jambore ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat.

Ia berharap semangat gotong royong terus dipertahankan agar posyandu semakin aktif dalam mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, dan sejahtera. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan kesehatan dasar di tingkat akar rumput.

Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan OPD, Kapolsek, Babinsa, Kepala Puskesmas, kepala desa se-Kecamatan Dolok, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Paluta, serta kader dan masyarakat Desa Pasar Sipiongot.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top