6 Siswa MAN Karo Raih Gold Medal WICE 2026 Malaysia Lewat Pakan Ikan ECORED dari Eceng Gondok Danau Toba

Penulis: Hendrizal Satria  •  Jumat, 25 September 2026 | 05:01:31 WIB
Tim ECORED MAN Karo mempresentasikan inovasi pakan ikan berbahan eceng gondok dan ikan Red Devil pada WICE 2026 di SEGi University, Malaysia.

KARO — Keberangkatan tim MAN Karo ke Malaysia membawa pulang hasil tertinggi. Enam siswa yang tergabung dalam tim ECORED berhasil menyabet Gold Medal setelah bersaing dengan peserta dari sejumlah negara di SEGi University. Kompetisi berlangsung 20–24 September 2026.

Kemenangan itu bukan tanpa alasan. Produk yang mereka presentasikan menjawab dua persoalan lingkungan Danau Toba sekaligus: ledakan populasi eceng gondok dan keberadaan ikan Red Devil yang mengancam keseimbangan ekosistem perairan.

Apa Itu ECORED dan Bahan Bakunya

ECORED adalah pelet pakan ikan air tawar yang memanfaatkan eceng gondok dan ikan Red Devil invasif sebagai bahan baku utama. Kedua material itu diolah menjadi pakan yang lebih ramah lingkungan dibanding pakan komersial.

Ikan Red Devil dikenal sebagai predator agresif yang memangsa ikan lokal di perairan Danau Toba. Sementara eceng gondok kerap menutupi permukaan air dan mengganggu aktivitas nelayan. Alih-alih dibiarkan menumpuk, keduanya diubah menjadi sumber nutrisi pakan.

Modal Nol Rupiah, Bisa Dibuat Warga Sendiri

Tim MAN Karo mengembangkan ECORED dengan konsep bermodal nol rupiah. Bahan bakunya diambil dari lingkungan sekitar, bukan dibeli dari pemasok pakan.

Pendekatan itu diharapkan membantu masyarakat memproduksi pakan ikan secara mandiri. Ketergantungan pada pakan komersial yang harganya fluktuatif bisa ditekan, terutama bagi pembudidaya skala kecil di kawasan Danau Toba.

Enam Siswa yang Mengharumkan Nama MAN Karo

Tim ECORED terdiri dari enam siswa MAN Karo yang tampil sebagai presentan di hadapan dewan juri WICE 2026:

  • Nesa Insyirah Br Sitepu
  • Piyana
  • Talitha Putri Br Ginting Suka
  • Salsa Nabila
  • Quinsa Dikta Arisya
  • Levina Br Karo

Proses pengembangan hingga presentasi dibimbing oleh Harsona Sinurat, S.Pd. Ia mendampingi para siswa sejak penyusunan gagasan sampai tampil di panggung internasional.

Respons Kepala MAN Karo

Kepala MAN Karo, Ashari Fahmi, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian para siswa. Menurutnya, prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah.

Ia berharap lahir lebih banyak karya inovatif dari MAN Karo yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Peluang Penerapan di Luar Danau Toba

Inovasi ECORED dinilai bisa diterapkan di daerah lain yang menghadapi persoalan serupa. Eceng gondok dan ikan invasif bukan masalah eksklusif Danau Toba — sejumlah perairan di Sumatera Utara dan Indonesia juga mengalami hal yang sama.

Gold Medal WICE 2026 menjadi penanda bahwa persoalan lingkungan dapat melahirkan solusi bernilai ekonomi. Dari madrasah di Kabupaten Karo, inovasi itu kini tercatat di panggung internasional.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: sumutkini.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top