SUMATERA UTARA — Danza Z9GT, grand tourer listrik andalan BYD, melesat 0-100 km/jam dalam 2,7 detik berkat tiga motor listrik bertenaga 850 kW atau 1.156 PS dan torsi 1.210 Nm. Mobil sepanjang 5,18 meter ini disiapkan untuk pasar Indonesia pada semester II 2026, menawarkan fitur Crab Walk dan Compass Turn 360° yang belum umum di segmennya.
Danza Z9GT berdiri di atas e3 Platform BYD, dipadukan Blade Battery generasi kedua dan konstruksi Cell-to-Body (CTB). Kombinasi ini membuat bobot baterai ikut menopang struktur bodi, bukan sekadar menumpang di lantai kabin. Vehicular Motion Control (VMC) mengatur respons mobil dalam hitungan milidetik, angka yang menentukan seberapa presisi ketiga motor listrik bekerja sama saat bermanuver.
Panjang 5.180 mm, lebar 1.990 mm, tinggi 1.490 mm, dengan jarak sumbu roda 3.125 mm. Rasio roda terhadap poros melampaui 3:1 dan roda terhadap tinggi lebih dari 1/2, proporsi yang jarang ditemui di mobil listrik sekelasnya.
Desainnya digarap Wolfgang Egger, nama di balik sejumlah model premium Eropa sebelum hijrah ke BYD. Inspirasinya datang dari sutra yang jatuh membalut patung, pendekatan yang menjelaskan garis bodi mengalir tanpa lipatan agresif.
Fitur ini memungkinkan mobil bergeser menyamping dengan roda belakang berbelok hingga 15 derajat ke dalam, searah, atau ke luar. Radius putarnya tercatat 4,62 meter, angka yang tergolong rapat untuk kendaraan sepanjang 5,18 meter.
Pada praktiknya, Crab Walk berguna saat parkir paralel di ruang sempit atau bermanuver di gang perkotaan. Pengemudi tidak perlu memutar setir berkali-kali untuk mengoreksi posisi.
Fitur kedua memungkinkan mobil berputar di tempat. Pada demonstrasi di IIMS 2025, roda belakang bergerak sementara roda depan terkunci, menghasilkan rotasi penuh tanpa perlu ruang manuver lebar.
Kemampuan ini mengandalkan penggerak semua roda cerdas yang mengatur torsi ke tiap motor secara independen. Untuk pengguna di kota padat seperti Jakarta, fitur ini bisa jadi pembeda dibanding kompetitor di rentang harga yang sama.
Kabin Danza Z9GT memakai atap knitted velvet, veneer kayu natural, dan jok kulit. Layar tengah terpasang di dasbor dengan jok baris kedua beraksen list kuning sebagai penanda visual.
Interior tersedia dalam tiga pilihan melalui layanan custom order: Dark Chocolate + Red Velvet, Dark Chocolate + Perg Beige, dan Full Black. Pendekatan semi-bespoke ini jarang ditemui di mobil listrik bawah Rp1 miliar.
Danza Z9GT dijadwalkan meluncur di Indonesia pada semester II 2026. BYD belum merinci varian, harga OTR final, maupun jadwal pengiriman unit ke konsumen.
Untuk saat ini, Z9GT bersaing di ceruk grand tourer listrik yang harganya masih jauh di atas Rp1 miliar dari merek Eropa. Jika harga di bawah Rp1 miliar terealisasi, posisinya akan unik: performa 1.156 PS dengan fitur manuver yang belum dimiliki pesaing di rentang serupa.