MEDAN — Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (AQMS) kawasan Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan Johor, mencatat ISPU 49 pada pukul 08.00. Angka itu menempatkan kualitas udara di kawasan tersebut pada zona hijau atau kategori baik.
Stasiun AQMS Jalan Pinang Baris, Medan Sunggal, juga menunjukkan ISPU 49 dengan kategori yang sama. Sementara Stasiun AQMS Rusun Nawa di Jalan Kayu Putih, Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, mencatat ISPU 22.
Di Stasiun AQMS Jalan AH Nasution, polutan dominan adalah PM2,5 dengan skor 49 dan PM10 dengan skor 18. Skor PM2,5 menurun dari sebelumnya 52 atau kategori sedang.
Stasiun AQMS Jalan Pinang Baris mencatat PM2,5 dengan skor 49 dan PM10 dengan skor 26. Penurunan lebih tajam terjadi di stasiun ini, dari sebelumnya PM2,5 di angka 75 dan PM10 di angka 53 atau zona biru/sedang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Melvi Marlabayana menyatakan pemantauan kualitas udara terus dilakukan. "Per hari ini kami masih melakukan pemantauan terkait kondisi udara di Medan yang masih masuk kategori tidak sehat akibat sebaran kabut asap dari wilayah lain di Pulau Sumatera," ujar Melvi, Kamis (15/10/2026).
Melvi menjelaskan ada tiga zona kualitas udara yang perlu perhatian, yakni biru, kuning, dan merah. Zona biru menunjukkan kualitas udara yang masih dapat diterima bagi kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Zona kuning menandakan kondisi udara yang dapat merugikan kesehatan. Adapun zona merah berarti sangat tidak sehat.
Penurunan skor polutan di tiga stasiun AQMS menandai perbaikan dibandingkan kondisi dua pekan lalu. Saat itu, sebaran kabut asap dari wilayah lain di Sumatera membuat kualitas udara Medan masuk kategori tidak sehat.
ISPU 49 di Jalan AH Nasution dan Jalan Pinang Baris berada di ambang batas atas kategori baik. Pembacaan ISPU 51-100 masuk zona kuning atau sedang, sehingga selisih dua poin membuat kedua kawasan itu belum sepenuhnya lepas dari risiko pencemaran.
Warga Medan yang hendak memantau kondisi udara terkini bisa merujuk data AQMS di tiga titik tersebut. Pemkot Medan belum merilis jadwal pembaruan data berikutnya.