MEDAN — Prosesi penyematan ulos menjadi simbol penghormatan saat Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menjemput Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang. Menteri Wihaji tiba bersama istri, Uni Kuslantasi, dan langsung disambut hangat oleh Wagub Surya yang didampingi Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor.
Apa Target Utama Kunjungan Menteri BKKBN ke Sumut?
Kunjungan kerja Menteri Wihaji ke Sumatera Utara dan Aceh ini difokuskan untuk memperkuat pelaksanaan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana). Program ini dirancang untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Wagub Surya menyampaikan apresiasi atas perhatian BKKBN pusat terhadap pembangunan keluarga di Sumut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat untuk mendukung pengendalian penduduk serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kader Tim Pendamping Keluarga Jadi Garda Terdepan
Wagub Surya menekankan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) di lapangan. “Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat peran Tim Pendamping Keluarga dalam mendukung percepatan pembangunan keluarga, pencegahan stunting, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ujar Surya dalam sambutannya.
TPK menjadi ujung tombak program Bangga Kencana. Mereka bertugas mendampingi keluarga, memberikan edukasi, dan memastikan program pengentasan stunting berjalan efektif hingga ke tingkat desa.
Agenda Padat: dari Dairi hingga Aceh Tenggara
Selain di Sumatera Utara, Menteri Wihaji dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Dairi untuk menghadiri Temu Kader TPK se-Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat. Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran pendamping keluarga dalam percepatan penurunan angka stunting di daerah tersebut.
Perjalanan dilanjutkan ke Kabupaten Aceh Tenggara. Di Kutacane, Menteri Wihaji akan meninjau lokasi Keluarga Risiko Stunting (KRS) 1 dan KRS 2 yang menjadi sasaran program bantuan bedah rumah. Ia juga akan meninjau pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi balita melalui posyandu.
Pengukuhan Ayah dan Bunda GenRe di Aceh Tenggara
Agenda lainnya di Aceh Tenggara adalah Temu Akbar Kader TPK serta pengukuhan Bupati dan Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Tenggara sebagai Ayah dan Bunda GenRe (Generasi Berencana). Program GenRe bertujuan membentuk generasi muda yang terencana, sehat, dan berkualitas.
Dengan rangkaian kunjungan ini, pemerintah pusat dan daerah berharap program Bangga Kencana dapat berjalan optimal dan mampu menekan angka stunting secara signifikan di wilayah Sumatera dan Aceh.