SUMATERA UTARA — Bangkok United mengumumkan perpisahan dengan Pratama Arhan melalui akun Instagram resmi klub, Senin (15/4). Keputusan ini membuat bek kiri Timnas Indonesia berusia 24 tahun itu menganggur di tengah hiruk-pikuk bursa transfer Liga Super Thailand 2026/2027.
Faktor Shin Tae-yong Buka Jalan ke Persija
Nama Arhan langsung dikaitkan dengan Persija Jakarta. Bukan tanpa alasan—pelatih Macan Kemayoran kini adalah Shin Tae-yong, sosok yang membesarkan namanya di Timnas Indonesia.
Arhan hampir selalu menjadi pilihan utama di pos bek kiri Garuda sejak Shin Tae-yong memberinya kepercayaan. Lemparan ke dalam jarak jauhnya menjadi senjata andalan yang berkali-kali merepotkan lawan di berbagai turnamen, dari Piala AFF hingga Kualifikasi Piala Asia.
Bek Kiri Jadi Prioritas Rekrutan Persija
Posisi bek kiri disebut-sebut masuk dalam daftar prioritas pembentukan skuad Persija musim depan. Arhan, yang sudah hafal filosofi Shin Tae-yong, dianggap sebagai kandidat ideal untuk mengisi sektor tersebut.
Kehadiran pelatih asal Korea Selatan itu di kursi kepelatihan Persija membuat skenario reuni keduanya bukan sekadar rumor tanpa dasar. Arhan pernah menjadi bagian penting dalam momen bersejarah Timnas Indonesia di bawah Shin Tae-yong, termasuk SEA Games dan Kualifikasi Piala Asia.
Catatan Positif meski Singkat di Thailand
Meski masa baktinya di Bangkok United tidak panjang, Arhan meninggalkan kesan positif. Klub berjuluk The Angels itu menyebut kontraknya berakhir dan memutuskan untuk tidak memperpanjang kerja sama.
Sebelum ke Thailand, pemain asal Blora itu sempat memperkuat Tokyo Verdy di Jepang dan Suwon FC di Korea Selatan. Pengalaman di tiga negara berbeda itu menjadi modal berharga jika akhirnya kembali ke Liga 1 Indonesia.
Kepastian masa depan Arhan masih menunggu negosiasi lebih lanjut. Namun, satu hal jelas: pintu Persija Jakarta terbuka lebar, dan hubungan emosional dengan Shin Tae-yong bisa menjadi faktor penentu.