MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengibaratkan pelaksanaan MTQ ke-40 Provinsi Sumut seperti bulan Ramadan. Selama sepuluh hari, para peserta dilatih untuk mengenal dan mendalami Alquran, lalu hasil dari latihan itu diamalkan pada bulan-bulan berikutnya.
"Ini seperti training, seperti Ramadan. Kita dilatih selama sebulan untuk menjalani 11 bulan sisanya dengan lebih baik," ucap Bobby saat menutup kegiatan di Astaka Dispora Sumut, Deli Serdang, Rabu.
Implementasi Nilai Alquran di Kehidupan Nyata
Bobby menekankan bahwa MTQ bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Ia mendorong seluruh peserta untuk terus mengamalkan nilai-nilai Alquran setelah kegiatan usai.
"Di sini kita dilatih selama 10 hari untuk lebih mengenal Alquran dan mendalaminya pada bulan-bulan berikutnya," kata orang nomor satu di Pemprov Sumut itu.
Medan Juara Umum, Bobby Siapkan Hadiah Umrah
Pada perhelatan tahun ini, Kota Medan berhasil merebut gelar juara umum. Posisi kedua ditempati Kabupaten Langkat, dan posisi ketiga diraih Kabupaten Deli Serdang.
Bobby Nasution juga memberikan kejutan berupa paket umrah kepada para kafilah terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Target: Harumkan Nama Sumut di Tingkat Nasional dan Internasional
Gubernur berharap para qari dan qariah terbaik yang lahir dari MTQ ini mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Ia menilai Sumut selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil qari dan qariah berprestasi di Indonesia.
“Terus kita tingkatkan dan terus berjuang untuk mengharumkan nama Sumut di level nasional dan internasional. Itu akan menjadi inspirasi bagi generasi-generasi berikutnya dan mudah-mudahan membawa keberkahan bagi provinsi kita,” katanya.
Pemprov Dorong Kegiatan Spiritual untuk Perkuat Karakter
Di sela-sela penutupan, Bobby mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan. Menurutnya, pembinaan spiritual tidak hanya berdampak pada prestasi individu, tetapi juga membentuk karakter masyarakat yang lebih baik.
“Kita sebagai pemerintah perlu mendorong dan mendukung kegiatan-kegiatan peningkatan spiritual yang akan memperkuat karakter keislaman masyarakat dan tentunya meningkatkan prestasi,” ujarnya.