PEMATANGSIANTAR — Aksi pencurian di toko sparepart Cokro Jaya baru diketahui pemiliknya pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, Jeprin tiba di lokasi untuk memulai aktivitas dan mendapati kondisi toko dalam keadaan berantakan.
Modus Pelaku: Incar Titik Buta CCTV dan Uang Tunai
Jeprin menduga pelaku merupakan orang yang paham betul dengan kondisi toko. Sebab, pelaku langsung menyasar server penyimpanan rekaman kamera pengawas dan tempat penyimpanan uang.
"Yang bobol ini pandai dia. Server dan tempat penyimpanan CCTV-nya hilang. Barang yang hilang tiga unit CCTV beserta rumahnya dan uang tunai sekitar Rp 15 juta hingga Rp 20 juta," ujar Jeprin kepada wartawan, Senin.
Dua Lapis Pintu Tak Menghalangi Aksi Maling
Sistem keamanan toko yang terbilang kuat pun tak mampu menghalangi niat pelaku. Toko dengan dua lapis pintu itu—pintu depan digembok dua, pintu belakang satu gembok—semua gemboknya ditemukan sudah rusak.
"Semua gembok dirusak, semua laci terbuka semua. Feeling saya kejadiannya tengah malam, tapi CCTV rusak jadi tidak bisa lihat jam berapa," kata Jeprin.
Tidak ada penjaga malam atau penghuni di dalam toko saat kejadian. Hal itu memudahkan pelaku beraksi tanpa diketahui warga sekitar.
Polisi Diminta Usut Tuntas Kasus Pencurian
Jeprin berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku pencurian yang meresahkan ini. Ia mengaku saat ini masih mendata total kerugian secara lebih rinci.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Pematangsiantar terkait perkembangan penyelidikan kasus pembobolan toko sparepart di Jalan HOS Cokroaminoto tersebut.