SUMATERA UTARA — Unicode Consortium, badan standar internasional yang mengatur emoji, merilis sembilan desain baru yang akan masuk ke ponsel pengguna pada musim semi tahun depan. Pengumuman ini dirilis menjelang Hari Emoji Sedunia pada 17 Juli. Ketua Subkomite Emoji Unicode, Jennifer Daniel, memberikan bocoran desain yang telah melewati seleksi ketat oleh Unicode Technical Committee (UTC).
Wajah Retak: Emoji untuk "Baik-Baik Saja Pura-Pura"
Satu emoji langsung mencuri perhatian: Cracking Face. Karakter ini menggambarkan wajah tersenyum yang perlahan hancur berkeping-keping. Menurut Daniel, emoji ini menjadi alternatif baru bagi pengguna setia Melting Face yang sudah populer sebelumnya.
"Ini menggambarkan fasad kepositifan di balik kondisi seseorang yang sebenarnya tidak baik-baik saja," tulis Daniel dalam pengumuman resminya.
Posisi Cracking Face awalnya adalah Face with Squinting Eyes yang lolos seleksi Oktober lalu. Namun pada Januari, UTC memutuskan menggantinya dengan Cracking Face. Keputusan ini dinilai lebih relevan dengan iklim digital yang penuh ironi dan kepura-puraan.
Meteor vs Komet: Beda Nasib, Beda Makna
Emoji Meteor tampil sebagai bola api mirip bakso raksasa yang membara. Daniel menegaskan perbedaan mendasar antara Meteor dan Komet—dua emoji yang kerap tertukar. Komet adalah benda langit yang melintas tanpa bahaya. "Yang satu memusnahkan dinosaurus," ujar Daniel.
Dengan hadirnya Meteor, emoji Komet akan dikembalikan ke tampilan aslinya: biru es yang dingin. Kini pengguna punya dua opsi berbeda: satu indah, satu destruktif.
Kupu-Kupu Monarch: Bukan Sekadar Estetika Instagram
Unicode juga menghadirkan emoji Monarch Butterfly yang sekilas mirip dengan Morpho Butterfly. Perbedaan ini sengaja dibuat. Selama ini, pengguna iPhone dan Android sering salah kirim emoji kupu-kupu karena perbedaan rendering antar platform.
"Jika emoji ini terlihat familier, Anda tidak gila," canda Daniel. Morpho Butterfly selama ini menjadi simbol global untuk "estetika cantik" dan feed Instagram yang rapi. Sementara Monarch Butterfly membawa bobot makna yang berbeda: "narasi ketahanan generasional, daya tahan, dan memori leluhur yang dalam," jelas Daniel.
Lampu Senter, Tangan Penunjuk, dan Acar yang Kontroversial
Deretan emoji baru lainnya mencakup Lighthouse (mercusuar), Eraser (penghapus), Net With Handle (jaring bertangkai), serta dua emoji tangan dengan jempol menunjuk ke kiri dan kanan. Dua emoji tangan ini cocok untuk lelucon "siapa yang punya dua jempol dan suka pakai emoji?" atau gaya khas pegulat Rob Van Dam.
Ada juga Pickle (acar). Daniel memberikan catatan khusus: "Tolong jangan kirimi saya emoji Acar. Saya tidak punya pilihan selain membalas dengan ???? atau ????. Atau memblokir Anda."
Kapan Emoji Baru Bisa Dipakai?
Seluruh emoji ini masuk dalam daftar Unicode 18 yang disetujui Oktober tahun lalu. Proses implementasi biasanya memakan waktu 6-12 bulan setelah pengumuman. Pengguna Android dan iOS diperkirakan bisa mulai menggunakan emoji-emoji ini pada pembaruan sistem operasi di musim semi 2025. Bagi pengguna Indonesia, emoji baru biasanya hadir bersamaan dengan update OS tahunan dari masing-masing pabrikan.