SUMATERA UTARA — Permintaan tinggi terhadap Geely EX2 mendorong peningkatan kapasitas produksi di Indonesia. Langkah ini berhasil memangkas waktu inden menjadi sekitar satu bulan, dari yang sebelumnya lebih lama akibat antrean panjang konsumen.
Jarak Tempuh 395 Kilometer dan Pengisian Cepat 25 Menit
Berdasarkan standar NEDC, Geely EX2 mampu menempuh jarak hingga 395 kilometer per pengisian penuh. Angka ini dinilai cukup untuk mobilitas harian di perkotaan maupun perjalanan antarkota dengan perencanaan pengisian yang lebih longgar.
Teknologi DC fast charging memungkinkan baterai terisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 25 menit. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi konsumen yang kerap menggunakan fasilitas pengisian daya umum.
Penggerak Roda Belakang yang Membuat Lincah di Perkotaan
Geely EX2 mengusung konfigurasi penggerak roda belakang (RWD), berbeda dari kebanyakan mobil listrik kompak yang menggunakan penggerak roda depan. Konfigurasi ini memberikan karakter berkendara lebih stabil dan distribusi bobot yang lebih baik.
Radius putar yang ringkas membuat mobil ini lincah saat bermanuver di jalanan sempit maupun saat parkir. Kombinasi RWD dan dimensi kompak menjadi keunggulan tersendiri di segmen mobil listrik perkotaan.
Penjualan Global Melonjak, Ekspor Naik 158 Persen
Secara global, Geely membukukan penjualan 1.422.958 unit pada Januari hingga Juni 2026. Penjualan ekspor mencapai 474.228 unit, melonjak 158 persen dibandingkan periode sama tahun lalu—bahkan melampaui total ekspor Geely sepanjang 2025.
Kendaraan energi baru (NEV) menyumbang 59 persen dari total penjualan ekspor Geely. Di Indonesia, Geely mencatatkan wholesales 8.424 unit hingga Juni 2026, dengan Geely EX2 menyumbang 1.618 unit pada Juni saja.
Strategi Lokalisasi dan Ekspansi Jaringan Global
Peningkatan kapasitas produksi Geely EX2 di Indonesia merupakan bagian dari strategi lokalisasi manufaktur di sejumlah negara strategis, termasuk Brasil. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
Geely saat ini memiliki lebih dari 2.000 jaringan penjualan dan layanan purna jual di lebih dari 100 negara. Perusahaan terus memperluas pasar kendaraan listriknya ke berbagai wilayah, dari Eropa hingga Australia.