MEDAN — Rangkaian KA U98 Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai gagal melanjutkan perjalanan setelah bertemperan dengan sebuah truk di Kilometer 36+000 petak jalan antara Stasiun Lubuk Pakam dan Stasiun Perbaungan. Benturan keras pada pukul 14.50 WIB itu membuat satu as roda lokomotif dan satu as roda kereta bagasi keluar dari rel.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan. Seluruh penumpang dilaporkan selamat, namun masinis mengalami luka-luka dan telah mendapat penanganan medis.
Evakuasi Rampung 4 Jam, Rangkaian Ditarik ke Balai Yasa
Lokomotif pengganti dan gerbong penolong diberangkatkan dari Stasiun Medan pukul 16.06 WIB menuju lokasi kejadian. Proses penegakan kembali kedua as roda yang anjlok rampung pada pukul 19.04 WIB.
Setelah jalur dinyatakan aman, lokomotif dan kereta bagasi yang terdampak akan ditarik ke Balai Yasa Pulubrayan untuk perbaikan menyeluruh. Adapun rangkaian kereta U98 ditarik kembali ke Stasiun Medan guna pemeriksaan lebih lanjut.
1.180 Penumpang Dipindahkan ke Bus dan Rangkaian Cadangan
KAI menerapkan rekayasa pola operasi untuk memastikan mobilitas pelanggan tetap berjalan. Sebanyak 630 penumpang tujuan Tebing Tinggi, Kisaran, hingga Tanjungbalai diangkut menggunakan 10 unit bus dari Stasiun Lubuk Pakam menuju Stasiun Perbaungan, kemudian melanjutkan perjalanan dengan rangkaian KA U97 Putri Deli yang telah disiagakan.
Sementara itu, 550 penumpang KA U97 tujuan Medan diangkut bus dari Stasiun Perbaungan menuju stasiun tujuan masing-masing hingga Stasiun Medan. Meski operasional sempat terganggu, KA U100 Putri Deli keberangkatan Stasiun Medan pukul 19.05 WIB tetap berangkat tepat waktu menggunakan rangkaian cadangan.
Kompensasi Diberikan, Perjalanan Sribilah Utama Terlambat
Insiden temperan ini turut berdampak pada perjalanan KA U54 Sribilah Utama relasi Medan–Rantauprapat yang mengalami keterlambatan. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan kompensasi berupa service recovery kepada seluruh pelanggan terdampak sesuai ketentuan yang berlaku.
Anwar menegaskan komitmen KAI dalam menormalisasi jalur dan memastikan keselamatan penumpang. "Kami kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa kereta api atas ketidaknyamanan dan kelambatan perjalanan yang dialami akibat kejadian ini. KAI berkomitmen untuk bekerja secepat mungkin dalam menormalisasi jalur dan memastikan seluruh penumpang dapat sampai di stasiun tujuan dengan selamat," pungkasnya.