Pencarian

Bupati Pakpak Bharat Beri Penghormatan ke Tokoh Pemekaran di Sidang Istimewa HUT ke-23, Tema "Kasah Kininduma" Jadi Pengingat Perjuangan

Senin, 03 Agustus 2026 • 13:59:01 WIB
Bupati Pakpak Bharat Beri Penghormatan ke Tokoh Pemekaran di Sidang Istimewa HUT ke-23, Tema
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka HUT ke-23 Kabupaten Pakpak Bharat.

PAKPAK BHARAT — Ribuan hari telah berlalu sejak tanah Pakpak resmi menjadi kabupaten mandiri, namun semangat para pendahulu tak pernah pudar. Hal ini tergambar jelas dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Pakpak Bharat yang berlangsung khidmat, dihadiri langsung oleh para tokoh pemekaran yang 23 tahun lalu berjuang tanpa lelah.

Dalam pidatonya, Bupati Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas warisan sejarah yang telah diukir. Perjuangan para tokoh disebutnya sebagai fondasi kokoh yang patut menjadi teladan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

Warisan Sejarah untuk Generasi Penerus

"Seluruh perjuangan yang dilakukan menjadi sejarah pengingat, khususnya generasi muda bahwa perjuangan mewujudkan cita-cita luhur para tokoh pemekaran harus terus dilanjutkan dengan kerja keras dan karya nyata di berbagai bidang," ujar Bupati Franc Bernhard Tumanggor di hadapan para hadirin.

Kehadiran para tokoh pemekaran dalam sidang istimewa tersebut menjadi simbol bahwa sejarah tidak boleh dilupakan. Bupati menegaskan, melalui tangan dingin, pemikiran visioner, dan pengorbanan waktu yang telah dicurahkan, impian mendirikan kabupaten mandiri akhirnya terwujud.

"Kasah Kininduma": Semangat Juang Menuju Kemakmuran

Perayaan hari jadi ke-23 tahun ini mengusung tema yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni "Kasah kininduma". Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan cerminan jati diri masyarakat Pakpak Bharat.

Menurut Bupati, kata "kasah" melambangkan kegigihan atau semangat juang dalam bekerja dan berusaha. Sementara itu, "kininduma" merepresentasikan cita-cita luhur akan kemakmuran, kesejahteraan, dan kelimpahan hasil bumi yang dirasakan seluruh masyarakat.

"Maka, melalui tema 'Kasah kininduma', saya mengajak kita semua untuk duduk bersama dalam satu visi, menyatukan derap langkah, dan berkolaborasi tanpa sekat demi memetik buah kemakmuran tanoh pakpak yang kita cintai ini," harapnya.

Doa dan Harapan untuk Tanah Pakpak

Di penghujung sambutannya, orang nomor satu di Pakpak Bharat itu memanjatkan doa agar Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menganugerahkan kesehatan, umur panjang, dan kedamaian kepada seluruh tokoh pemekaran. Ia berharap semangat perjuangan yang telah ditunjukkan akan selalu menjadi panutan bagi generasi penerus dalam memajukan Kabupaten Pakpak Bharat.

Sidang istimewa ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan sebuah daerah bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang harus dirawat dan diisi dengan pembangunan berkelanjutan. Kini, tantangan bagi generasi muda adalah bagaimana menerjemahkan semangat "kasah" menjadi inovasi dan kemajuan nyata di berbagai sektor.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: medanposonline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks