MEDAN — Perjalanan kereta api di jalur utara Sumatera Utara sempat lumpuh selama lebih dari empat jam setelah KA U98 Putri Deli menabrak truk di perlintasan sebidang tanpa penjaga, Minggu (2/8) siang. Evakuasi baru tuntas pukul 19.04 WIB setelah dua as roda yang anjlok berhasil diangkat kembali, namun dampaknya terasa hingga jadwal kereta lain di rute yang sama.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan insiden terjadi pada pukul 14.50 WIB. Hantaman keras membuat satu as roda lokomotif dan satu as roda kereta bagasi keluar dari rel, memaksa armada berhenti total di tengah perjalanan.
Masinis Terluka, Seluruh Penumpang Dipastikan Selamat
Meski rangkaian mengalami kerusakan parah, tidak ada penumpang yang menjadi korban luka. Namun, masinis KA Putri Deli menderita luka-luka dan langsung mendapatkan perawatan medis setelah kejadian.
KAI Divre I Sumut bergerak cepat dengan memberangkatkan lokomotif pengganti dan gerbong penolong dari Stasiun Medan pada pukul 16.06 WIB. Proses evakuasi berjalan sekitar tiga jam hingga jalur dinyatakan aman untuk dilalui kembali.
Bagaimana Nasib 1.180 Penumpang yang Terdampak?
Untuk menjaga mobilitas pelanggan, KAI menerapkan skema pengalihan penumpang dari dua arah. Sebanyak 630 penumpang KA U98 Putri Deli tujuan Tebing Tinggi, Kisaran, hingga Tanjungbalai diangkut menggunakan 10 unit bus dari Stasiun Lubuk Pakam menuju Stasiun Perbaungan. Dari sana, mereka melanjutkan perjalanan dengan rangkaian KA U97 Putri Deli yang telah disiagakan.
Sementara itu, 550 penumpang KA U97 Putri Deli tujuan Medan dialihkan menggunakan bus dari Stasiun Perbaungan langsung menuju stasiun tujuan akhir hingga Stasiun Medan. KAI memastikan seluruh penumpang yang terdampak mendapatkan kompensasi berupa service recovery sesuai regulasi yang berlaku.
Lokomotif Rusak Ditarik ke Balai Yasa Pulubrayan
Lokomotif dan kereta bagasi yang rusak akibat insiden dievakuasi ke Stasiun Lubuk Pakam sebelum akhirnya ditarik menuju Balai Yasa Pulubrayan untuk perbaikan komprehensif. Sisa rangkaian kereta U98 lainnya ditarik kembali ke Stasiun Medan guna menjalani pemeriksaan menyeluruh.
Gangguan ini ikut berdampak pada jadwal perjalanan KA U54 Sribilah Utama relasi Medan–Rantauprapat yang mengalami penundaan. Namun, KA U100 Putri Deli dengan jadwal keberangkatan Stasiun Medan pukul 19.05 WIB tetap diberangkatkan tepat waktu menggunakan rangkaian cadangan.
"Kami kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa kereta api atas ketidaknyamanan dan kelambatan perjalanan yang dialami akibat kejadian ini. KAI berkomitmen untuk bekerja secepat mungkin dalam menormalisasi jalur dan memastikan seluruh penumpang dapat sampai di stasiun tujuan dengan selamat," pungkas Anwar.