RANTAUPRAPAT — Sebanyak 176 atlet dari 24 cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Labuhanbatu menerima bantuan dana transportasi dan uang puding untuk menunjang kebutuhan selama menjalani program latihan pada periode Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian nyata KONI terhadap perjuangan para atlet yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Porprovsu 2026.
Apel atlet yang digelar di komplek Kantor KONI Kabupaten Labuhanbatu, Jalan Binaraga, Rantauprapat, Jumat (07/08/2026), menjadi momen bagi jajaran pengurus untuk membakar semangat juang para atlet. Mereka diingatkan bahwa persaingan di tingkat provinsi akan jauh lebih ketat dibandingkan ajang sebelumnya.
Target 3 Bulan Latihan Penuh di 24 Cabor
Ketua Satgas Porprovsu KONI Kabupaten Labuhanbatu, Ade Huzaini, menegaskan bahwa para atlet memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk mematangkan persiapan. Ia mendorong seluruh atlet agar berlatih dengan sungguh-sungguh dan menjaga semangat juang.
"Lebih baik mandi keringat selama latihan daripada mandi air mata setelah kalah pertandingan," ujar Ade didampingi Sekretaris Satgas, Samtidar, di hadapan jajaran pengurus KONI Labuhanbatu.
Para atlet yang dinyatakan lolos seleksi berasal dari berbagai cabor seperti akuatik, sepakbola, karate, pencak silat, kick boxing, tarung derajat, muaythai, atletik, menembak, catur, sambo, tinju, gulat, judo, biliar, tenis meja, hingga taekwondo.
Seleksi Ketat: 272 Atlet Tersaring Jadi 176
Sebelumnya, pada 15-16 Juli 2026, KONI Labuhanbatu melakukan seleksi fisik terhadap 272 atlet dari 25 cabor. Seleksi yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Binaguna Medan itu menghasilkan 176 atlet yang dinyatakan lulus dan berhak mewakili daerah.
Proses penyaringan yang ketat ini diharapkan menghasilkan atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing dan membawa pulang medali sebanyak-banyaknya.
Peran Wasping dan Dukungan Keluarga
Koordinator Wasping, H Zaidi, turut memberikan dorongan agar para atlet tetap disiplin, kompak, dan pantang menyerah. Tim Pengawasan dan Pendampingan (Wasping) akan terus mengawal persiapan kontingen selama latihan berlangsung.
"Dengan persiapan maksimal dan dukungan seluruh pihak, kontingen Labuhanbatu diharapkan mampu meraih prestasi terbaik serta membawa pulang banyak medali melampaui prestasi dari Porprovsu sebelumnya," ujar Zaidi.
Pengawalan yang dilakukan meliputi koordinasi lintas bidang, pembinaan atlet, pengawasan program latihan, pelayanan kesehatan, administrasi, hingga pemenuhan kebutuhan atlet. Selain disiplin menjalani latihan, para atlet juga diingatkan untuk menjaga kesehatan, kondisi fisik, serta meminta doa restu dari orangtua sebagai kekuatan penting dalam menghadapi persaingan di Porprovsu 2026.