Pencarian

KAI Divre I Sumut Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Serdang Bedagai Usai KA Putri Deli Tabrak Truk, 3.597 Penumpang Terlambat

Minggu, 09 Agustus 2026 • 22:53:31 WIB
KAI Divre I Sumut Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Serdang Bedagai Usai KA Putri Deli Tabrak Truk, 3.597 Penumpang Terlambat
Petugas menutup perlintasan sebidang liar di Desa Citaman Jernih, Serdang Bedagai, menyusul kecelakaan KA Putri Deli dengan truk pada Minggu (2/8).

MEDAN — Perlintasan kereta api liar di Desa Citaman Jernih, Kabupaten Serdang Bedagai, resmi ditutup. Keputusan itu diambil dalam rapat evaluasi peningkatan keselamatan perlintasan sebidang yang digelar di Kantor KAI Divre I Sumut pada Kamis (6/8) dan dihadiri oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sumut, Dishub Serdang Bedagai, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Medan, Polres, Kodim, hingga perangkat desa setempat.

Insiden KA Putri Deli yang Memicu Penutupan

Penutupan ini merupakan tindak lanjut dari kecelakaan antara KA Putri Deli dan sebuah truk pada Minggu (2/8) di lokasi yang sama. Peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, luka-luka, dan kerugian material besar, tetapi juga mengganggu perjalanan ribuan penumpang.

Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyebut dampak keterlambatan akibat insiden itu mencapai satu hingga lima jam. Total ada 3.597 masyarakat Sumatera Utara yang perjalanan kereta apinya terdampak.

Service Recovery untuk Ribuan Pelanggan Terdampak

Anwar menjelaskan, seluruh pelanggan yang terdampak telah mendapatkan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku. Bentuknya bervariasi, mulai dari minuman dan makanan ringan hingga makanan berat bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan lima jam atau lebih.

"Seluruh pelanggan kereta api yang terdampak insiden tersebut telah diberikan 'service recovery' sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Anwar di Medan, Jumat (7/8).

KAI Minta Warga Beralih ke Perlintasan Resmi

Dengan ditutupnya perlintasan liar ini, KAI Divre I Sumatera Utara mengimbau masyarakat untuk beralih menggunakan perlintasan sebidang resmi yang terjaga dan dilengkapi fasilitas pengamanan. Meski jarak tempuh menjadi sedikit lebih jauh, keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan merupakan hal utama yang tidak dapat ditawar.

"KAI Divre I Sumatera Utara bersama seluruh stakeholder terus berkomitmen meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan melalui penataan perlintasan sebidang serta mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama," kata Anwar.

Penutupan ini menjadi pengingat bahwa perlintasan sebidang liar masih menjadi salah satu titik rawan kecelakaan di jalur kereta api Sumatera Utara. Kolaborasi antara KAI, pemerintah daerah, dan aparat keamanan diharapkan mampu menekan angka pelanggaran di titik-titik lain yang masih beroperasi tanpa penjagaan.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks