MEDAN — Lonjakan harga daging ayam di Sumatera Utara kian membebani konsumen. Berdasarkan data pantauan harga pangan milik Pemprov Sumut, Selasa (11/8/2026), harga rata-rata daging ayam di sejumlah kabupaten/kota sudah bertengger di atas Rp 40 ribuan per kg, bahkan menembus batas atas HET.
Kota Sibolga menjadi daerah dengan harga tertinggi, yakni Rp 49.276 per kg. Disusul Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kota Padangsidimpuan yang sama-sama mematok Rp 45 ribu per kg.
7 Daerah di Sumut dengan Harga Ayam di Atas HET
Setidaknya ada tujuh kabupaten/kota yang harga daging ayamnya melampaui HET Rp 40 ribu per kg. Kondisi ini menunjukkan disparitas harga yang cukup tajam antarwilayah di Sumut.
- Kota Sibolga: Rp 49.276 per kg
- Kabupaten Humbang Hasundutan: Rp 45 ribu per kg
- Kota Padangsidimpuan: Rp 45 ribu per kg
- Kabupaten Labuhanbatu: Rp 44 ribu per kg
- Kabupaten Samosir: Rp 44 ribu per kg
- Kabupaten Karo: Rp 42 ribu per kg
Harga di Medan Naik Hampir Rp 2.000 dalam Sehari
Di ibu kota provinsi, harga daging ayam juga menunjukkan tren kenaikan. Pada Selasa (11/8), harga di Kota Medan dipatok Rp 36.167 per kg, naik dari posisi Senin (10/8) yang masih Rp 34 ribu per kg.
Kenaikan ini disebut terjadi signifikan setelah masa libur sekolah usai. Sebelumnya, saat libur sekolah berlangsung, harga daging ayam di wilayah Deli Serdang sempat dijual dengan rata-rata di bawah Rp 30 ribu per kg.
Harga Terendah Justru di Batu Bara dan Tebing Tinggi
Di tengah lonjakan harga, sejumlah daerah justru mencatat harga di bawah rata-rata. Kabupaten Batu Bara dan Kota Tebing Tinggi menjadi wilayah dengan harga termurah, yakni Rp 30 ribu per kg. Sementara Kabupaten Asahan mematok Rp 31 ribu per kg.
Berbeda dengan daging ayam, harga telur ayam ras di Sumut masih terpantau stabil. Rata-rata harga telur berada di kisaran Rp 30 ribuan per kg, dengan harga tertinggi di Kota Gunungsitoli Rp 32 ribu per kg.