MEDAN — Rapat koordinasi digelar di Kantor Polda Sumut, Selasa (11/8/2026), mempertemukan jajaran manajemen PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU), PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (UID Sumut), dan PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS). Audiensi itu diterima langsung oleh Wakil Kepala Polda Sumut, Brigjen. Pol. Sonny Irawan.
Kerja sama ini bukan sekadar seremonial. Fokus utamanya adalah menjaga aset kelistrikan dari potensi gangguan, sekaligus memastikan proyek strategis berjalan mulus tanpa hambatan berarti di lapangan.
Polda Sumut Siap Kawal Proyek Strategis
Brigjen. Pol. Sonny Irawan menegaskan pihaknya siap bersinergi penuh dengan PLN. Menurutnya, kelistrikan adalah sektor vital yang keberlangsungannya menyentuh langsung aktivitas warga dan denyut perekonomian daerah.
"Polda Sumut siap memperkuat sinergi dengan PLN dalam memastikan keamanan aset dan infrastruktur ketenagalistrikan. Kelistrikan merupakan sektor strategis yang harus dijaga bersama karena keberlangsungannya berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat dan roda perekonomian," ujar Sonny.
Dia pun mengapresiasi langkah PLN yang terus mengembangkan proyek berbasis EBT. Dukungan ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya transisi energi dan ketahanan energi nasional.
Target Bauran EBT 2030 Jadi Pemicu
General Manager PLN UIP SBU, Rizki Aftarianto, menyebut pengawalan kepolisian menjadi faktor krusial agar proyek pembangkit, terutama yang berbasis energi bersih, bisa rampung sesuai jadwal. PLN menargetkan pembangunan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.
"Target kami jelas, pembangunan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu sehingga infrastruktur yang dibangun dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Bagian Utara, sekaligus mendukung percepatan transisi energi melalui pengembangan EBT," pungkasnya.
Rizki menambahkan, pengembangan proyek EBT kian strategis seiring pembaruan Kebijakan Energi Nasional (KEN). Pemerintah mematok target bauran EBT Indonesia pada 2030 di kisaran 19 hingga 21 persen.
Sinergi Lintas Sektor Kunci Kelancaran Proyek
Menurut Rizki, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan aparat keamanan, diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang bisa menghambat pelaksanaan proyek di lapangan.
PLN UIP SBU sendiri terus mendorong penguatan komunikasi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan di wilayah kerja. Hal ini untuk memastikan setiap proyek, baik transmisi, gardu induk, maupun pembangkit EBT, dapat diselesaikan secara optimal dan segera beroperasi.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Bagian Utara, sekaligus mendukung percepatan transisi energi yang dicanangkan pemerintah pusat.