Pencarian

Masyarakat Diminta Hentikan Aktivitas saat Pengibaran Bendera HUT ke-81 RI, Logo Baru Dipilih 68.569 Suara

Senin, 17 Agustus 2026 • 10:33:31 WIB
Masyarakat Diminta Hentikan Aktivitas saat Pengibaran Bendera HUT ke-81 RI, Logo Baru Dipilih 68.569 Suara
Pasukan pengibar bendera membawa Sang Merah Putih menuju tiang upacara di Istana Merdeka pada peringatan HUT ke-81 RI.

SUMATERA UTARA — Momen pengibaran Bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka tahun ini berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, identitas visual HUT RI ditentukan langsung oleh masyarakat melalui mekanisme pemungutan suara yang berlangsung pada 24-28 Juni 2026.

Sebanyak 68.569 suara masuk dalam proses seleksi tersebut. Karya Fajar Novario dari Padang, Sumatera Barat, keluar sebagai pemenang dengan perolehan 30.699 suara atau sekitar 44,73 persen dan resmi ditetapkan sebagai logo peringatan kemerdekaan ke-81.

Simbol Kenegaraan yang Lahir dari Partisipasi Publik

Keputusan melibatkan publik dalam menentukan logo resmi menandai pergeseran cara pemerintah membangun simbol kenegaraan. Sebelumnya, penetapan identitas visual HUT RI sepenuhnya merupakan keputusan birokrasi.

Fajar bersama timnya mengembangkan desain dengan merefleksikan cara pandang para pendiri bangsa terhadap keberagaman Indonesia. Proses ini menunjukkan bahwa logo bukan sekadar gambar, tetapi membawa gagasan tentang persatuan dan masa depan bangsa.

Makna Kemerdekaan di Puncak Gunung dan Kawasan Perbatasan

Di luar panggung upacara kenegaraan, Merah Putih juga berkibar di berbagai penjuru Nusantara—dari halaman kampung, puncak gunung, hingga kawasan perbatasan. Setiap lokasi pengibaran membawa pesan yang berbeda.

Merah Putih yang berkibar di puncak gunung memiliki makna lebih kuat apabila dibarengi kesadaran menjaga lingkungan. Sementara di kawasan perbatasan, bendera menjadi pengingat pentingnya menjaga kedaulatan sekaligus memastikan masyarakat di wilayah terdepan merasakan keadilan dan kesejahteraan.

Tema 'Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur' dan Tanggung Jawab Generasi Kini

Peringatan HUT ke-81 RI mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Tema ini tidak sekadar slogan perayaan, melainkan pesan yang perlu diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi, pertanyaan terpenting bukan lagi seberapa meriah Indonesia merayakan kemerdekaannya. Yang lebih penting adalah bagaimana kemerdekaan itu terus dihidupkan—menjaga persatuan, menghormati keberagaman, melindungi ruang hidup, dan menghadirkan keadilan.

Prosesi pengibaran bendera di Istana Merdeka berlangsung khidmat. Setelah pasukan pengibar bendera mengambil posisi, Sang Merah Putih dibawa menuju tiang upacara dengan langkah tegap. Tali bendera ditarik perlahan hingga mencapai puncak, dibarengi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang berkumandang.

Saat Merah Putih berkibar di bawah langit Indonesia, momen itu kembali mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya peristiwa yang diperingati setiap 17 Agustus. Kemerdekaan adalah tanggung jawab yang terus diwariskan dan diisi dari generasi ke generasi.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks